Senin, 27 April 2026

Berita Belitung Timur

Beltim Berencana Subsidi Minyak Goreng untuk Pedagang Makanan

Penggunaan minyak goreng jelantah yang berulang-ulang sangat membahayakan kesehatan masyarakat

Editor: suhendri
posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
UJI SAMPEL MAKANAN - Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten didampingi sejumlah pejabat dan tim BPOM Belitung melihat proses uji cepat sampel makanan di mobil laboratorium keliling, Senin (9/3/2026). Sampel makanan yang diuji diambil dari sejumlah lokasi di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Total ada 25 sampel yang diambil dan diuji. Hasilnya, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, berencana memberikan subsidi atau bantuan minyak goreng kepada pedagang makanan di daerahnya.

Tujuannya agar pedagang tidak lagi menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang.

Hal itu disampaikan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten saat melakukan pengawasan pangan Ramadan di sentra takjil di pekarangan depan kantor Camat Manggar, Senin (9/3/2026). 

Pada kesempatan tersebut, Kamarudin sempat memperhatikan beberapa lapak pedagang makanan yang warna minyak gorengnya mulai menghitam, terindikasi digunakan berulang kali.

Menurutnya, penggunaan minyak goreng jelantah yang berulang-ulang sangat membahayakan kesehatan masyarakat.

Ia tak ingin pedagang hanya mengejar untung besar dengan mengorbankan kesehatan pembeli.

"Minyak goreng itu kalau dipakai berulang-ulang sangat tidak baik kalau sudah sampai hitam. Jangan sampai mereka ingin untung lebih banyak, akhirnya masyarakat yang dikorbankan," kata Kamarudin.

Akan tetapi, dia memahami dilema pedagang kecil yang mungkin tercekik harga bahan baku.

Kamarudin pun tidak hanya memberi teguran, tetapi juga memberikan solusi.

Pihaknya berencana memberikan subsidi atau bantuan minyak goreng agar pedagang makanan tidak lagi menggunakan minyak berkali-kali.

"Lebih baik saya bantu mereka. Kalau mereka merasa sudah tidak sanggup beli minyak karena mahal, nanti kita subsidi. Kita punya Minyak Kita sendiri, kita produksi di sini," ujar Kamarudin.

25 sampel

Dalam kegiatan pengawasan pangan Ramadan tersebut, Kamarudin didampingi jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan tim BPOM Belitung berhenti di setiap meja kayu yang menjajakan kudapan berbuka puasa.

Satu per satu lapak pedagang didatangi.

Kepala BPOM Belitung, Asruddin, mengambil sampel makanan untuk langsung diuji secara cepat di mobil laboratorium keliling yang disiagakan di lokasi.

Usai berkeliling, Kamarudin lega melihat hasil uji cepat tersebut.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved