Sabtu, 11 April 2026

Berita Pangkalpinang

ASN Didorong Kreatif Hadapi Tantangan Zaman

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin menekankan pentingnya ASN memanfaatkan teknologi dan meningkatkan kreativitas

Editor: suhendri
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
PELANTIKAN PNS - Sejumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pelantikan dan pengambilan sumpah PNS tersebut dilakukan Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Balai Betason, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (27/3/2026). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menekankan pentingnya aparatur sipil negara (ASN), khususnya para pegawai negeri sipil (PNS) yang baru dilantik, memanfaatkan teknologi dan meningkatkan kreativitas. 

Hal itu disampaikan Udin, sapaan akrab Saparudin, usai melantik dan mengambil sumpah PNS formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Jumat (27/3/2026).

Menurut Udin, di tengah perkembangan zaman yang makin dinamis, ASN dituntut untuk tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Ia menyebutkan, penguasaan teknologi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, efektif, dan efisien.

"Kami minta ASN, baik yang baru dilantik maupun yang sudah lama bekerja, untuk terus mengoptimalkan penggunaan teknologi. Di masa sekarang ini, kita harus melek teknologi," kata Udin kepada awak media, Jumat (27/3/2026).

Selain itu, Udin juga mengingatkan para ASN untuk terus belajar, baik terkait regulasi maupun tugas dan fungsi masing-masing jabatan.

Dia menilai, proses pembelajaran tidak boleh berhenti meski telah resmi menjadi PNS.

"Belajar aturan, belajar tugas dan fungsi, serta terus mengembangkan diri itu wajib. Karena tidak semua orang bisa sampai di titik ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Udin juga menggarisbawahi tiga nilai utama yang harus dimiliki setiap ASN, yakni integritas, pelayanan, dan profesionalisme.

Dia menyebut, integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan profesi, terutama karena ASN akan dihadapkan pada berbagai tantangan dan godaan di lingkungan kerja.

"Integritas itu benteng kita. Tanpa itu, sulit untuk bertahan sampai akhir," kata Udin.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat sehingga harus mampu memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, penuh kesabaran, serta keikhlasan.

"Tugas kita melayani masyarakat, bukan minta dilayani. Jadi harus sabar, sungguh-sungguh, dan ikhlas dalam bekerja," tutur Udin.

Adapun profesionalisme, kata Udin, menjadi kunci agar ASN mampu mengikuti perubahan zaman yang terus berkembang.

Ia juga mendorong seluruh ASN untuk terus memperkaya wawasan, baik melalui buku maupun pengalaman.

Tak hanya itu, Udin juga mengingatkan pentingnya kerja sama tim dalam birokrasi pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan pekerjaan tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui sinergi yang kuat antarpegawai. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved