Minggu, 26 April 2026

Berita Pangkalpinang

Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba, BNN RI Akselerasikan Program Ananda Bersinar dan Saka Antinarkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto menekankan, pentingnya generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Bangkapos.com
BERI ARAHAN - Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat memberikan arahan di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Bangka Belitung, Kamis (23/4). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto menekankan, pentingnya generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika. Hal ini disampaikannya saat mengaselerasikan program aksi nasional antinarkoba dimulai dari anak (Ananda Bersinar) di Bangka Belitung, melalui Saka Antinarkoba dan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), Kamis (23/4).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gubernur Bangka Belitung ini pun berlangsung meriah, dengan berbagai pertunjukan seperti paduan suara hingga aksi teatrikal dari siswa-siswi SMA Negeri 4 Kota Pangkalpinang.

"Ini adalah langkah dan upaya BNN didukung oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, dalam rangka pencegahan terhadap narkotika yang tentunya ini menjadi konsen dan pekerjaan rumah bersama," ujar Suyudi Ario Seto

Ia mengungkapkan, generasi muda sebagai aset bangsa serta generasi penerus bangsa yang harus dijaga. Menurutnya, pengukuhan Saka Antinarkoba menjadi poin strategis dan penting, guna upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Indonesia. 

"Kita tidak bisa sendiri dalam hal ini kita mengajak segenap elemen masyarakat, termasuk anak-anak kita Saka antinarkoba, Saka Pramuka antinarkoba untuk melawan dan menjauhi narkoba," bebernya.

Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengapresiasi langkah cepat BNN terhadap bahaya peredaran narkoba di Negeri Serumpun Sebalai. "Mari kita sama-sama perangi narkoba. Narkoba adalah musuh besar pemerintah dan musuh besar rakyat kita. Dalam keadaan kondisi apapun kita yang selalu waspada, terhadap bahaya yang datang termasuk dari bahaya narkoba," jelas Hidayat Arsani.

Pihaknya mengakui, dalam perang melawan narkoba, membutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat. "Mulai dari tenaga pengajar, pendidik, ulama, pendeta, dan lainnya, semua ikut andil di dalam memerangi narkoba tersebut. Tanpa mereka juga, kita tidak bisa berbuat banyak. Walaupun secanggih apapun teknologi, tapi kita butuh kebersamaan untuk memerangi narkoba ini," ungkapnya. 

Tak hanya memberikan arahan terhadap bahaya narkoba, Komjen Pol Suyudi Ario Seto juga memberikan dua unit sepeda kepada para siswa yang mampu menjawab pertanyaan. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved