Rabu, 6 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Maret 2026, Ekspor Timah Tembus 197,31 Juta Dolar AS

Kinerja ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan tren positif pada Maret 2026.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng Arianto. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kinerja ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan tren positif pada Maret 2026.

Nilai ekspor Babel tercatat 211,30 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 2,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel Sugeng Arianto kepada Bangka Pos, Senin (4/5/2026), mengatakan, peningkatan ekspor tersebut masih didominasi komoditas timah.

Pada Maret 2026, nilai ekspor timah mencapai 197,31 juta dolar AS. Angka ini meningkat 9,79 persen dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 179,72 juta dolar AS.

Sugeng menyebut, negara tujuan utama ekspor timah masih didominasi kawasan Asia hingga Eropa.

Secara umum, harga komoditas timah juga menunjukkan tren yang makin membaik, terutama karena pasar utama seperti Amerika Serikat tidak terdampak gangguan.

Hal ini membuat arus ekspor ke negara tersebut tetap lancar. 

Di sisi lain, kata Sugeng, China sebagai salah satu negara dengan industri terbesar di dunia masih memiliki prospek yang kuat. 

"Meskipun memiliki banyak sumber daya, China tetap membutuhkan bahan baku tertentu seperti timah yang tidak dimiliki secara cukup di dalam negeri. Ini menjadi peluang bagi Indonesia, karena pilihan impor China relatif terbatas meskipun ada negara eksportir lain," tuturnya.

Sementara itu, nilai impor Provinsi Babel pada Maret 2026 tercatat relatif kecil, yakni sebesar 643 ribu dolar AS.

Secara kumulatif Januari hingga Maret 2026, nilai impor Negeri Serumpun Sebalai mencapai 755,07 ribu dolar AS atau turun signifikan sebesar 53,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Dengan capaian tersebut, BPS mencatat neraca perdagangan Babel pada Maret 2026 mengalami surplus sebesar 10,66 juta dolar AS. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved