Berita Belitung Timur
BPS Belitung Timur Siapkan 124 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Sasar Bisnis Online Hingga UMKM
Tim BPS Kabupaten Belitung Timur menyiapkan sebanyak 124 orang petugas sensus ekonomi yang akan diterjunkan untuk menyambangi lokasi usaha.
MANGGAR, BABEL NEWS - Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur menyiapkan sebanyak 124 orang petugas sensus ekonomi yang akan diterjunkan untuk menyambangi lokasi usaha secara berkala. Hal ini disampaikan Statistisi Ahli Muda BPS Belitung Timur, Suhendra dalam soft launching aplikasi SIGAS BELTIM yang berjalan lancar di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN) Kantor Bupati Belitung Timur, Senin (8/6).
Suhendra menjelaskan sensus ekonomi merupakan agenda besar nasional 10 tahunan yang bertujuan menyediakan data dasar kegiatan ekonomi di daerah, mulai dari sektor pertanian hingga jasa perorangan.
"Periode pendataan makro Sensus Ekonomi 2026 ini secara keseluruhan dilaksanakan mulai tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Agustus 2026. Nah, untuk pendataan secara door-to-door akan kita laksanakan 15 Juni sampai 31 Agustus," ujar Suhendra.
Suhendra mengungkapkan, cakupan sensus kali ini akan mendata seluruh sektor usaha tanpa terkecuali, baik skala mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar. Satu-satunya bidang yang dikecualikan dari pendataan hanyalah aktivitas di sektor pemerintahan.
Ia membeberkan ada misi lain yang ikut dititipkan dalam momentum Sensus Ekonomi kali ini. Para petugas nantinya akan mengemban tugas untuk update data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). "Sensus ekonomi kali ini juga sekaligus untuk meng-update data Regsosek di daerah. Ini penting karena data Regsosek nantinya akan digunakan sebagai basis data tunggal kependudukan dan perlindungan sosial," ucapnya.
Suhendra menyebut, pemerintah daerah sangat perlu membaca peta pergeseran struktur ekonomi lokal mengingat dalam rentang waktu 10 tahun terakhir sejak sensus 2016, pergerakan ekonomi di Belitung Timur sudah berubah drastis.
Satu di antara fokus yang paling krusial di era digitalisasi ini adalah untuk mendeteksi dan menjaring keberadaan para pelaku usaha berbasis online yang selama ini bergerak di dalam rumah dan tidak terdeteksi.
"Kita tahu dari tahun 2016 sampai 2026 ini ada pergeseran struktur ekonomi yang besar di Beltim. Intinya dari sensus ini, semua usaha baik yang offline maupun online akan kita data," jelas Suhendra.
Sejumlah poin yang akan dikulik petugas di lapangan meliputi identitas badan usaha, kepemilikan sertifikasi halal, izin BPOM, jumlah tenaga kerja, hingga nilai pendapatan, pengeluaran, serta aset perusahaan sepanjang tahun 2025.
Suhendra berharap kepada seluruh masyarakat di Belitung Timur agar menyambut kedatangan petugas BPS dengan tangan terbuka. Kerja sama masyarakat adalah kunci penentu kesuksesan pembangunan daerah ke depan.
"Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh warga Belitung Timur untuk menerima kedatangan petugas kami dengan baik di lapangan nanti. Berikanlah jawaban yang jujur, benar, dan lengkap sesuai kondisi riil usaha serta keluarga," ujarnya. (z1)
| Kades Mekar Jaya Apresiasi Pemkab Beltim yang Tindak Lanjuti Keresahan Warga Terkait Meja Goyang |
|
|---|
| Tanggapi Petisi 200 Warga, Satpol PP Beltim Minta Meja Goyang Keluar dari Permukiman |
|
|---|
| Kecamatan Manggar Juara Umum O2SN SD Belitung Timur 4 Kali Beruntun |
|
|---|
| Kejar Target 1.000 Rumah Layak Huni hingga 2029, Pemkab Beltim Libatkan Swadaya Masyarakat |
|
|---|
| KPHP Gunong Duren: Jangan Nekat Menambang di Kawasan Hutan, Terancam Diseret ke Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/SENSUS-EKONOMI1235678.jpg)