Berita Bangka Selatan
Pasokan Cabai di Bangka Selatan Mencukupi
Para pedagang ini tetap setia menanti dan melayani satu per satu pelanggan yang datang mencari kebutuhan dapur.
TOBOALI, BABEL NEWS - Gundukan cabai merah berpadu dengan susunan bawang merah, jeruk kunci, kentang, hingga kubis tertata rapi di sudut Pasar Terminal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (9/6). Para pedagang ini tetap setia menanti dan melayani satu per satu pelanggan yang datang mencari kebutuhan dapur.
Nursiah (38), pedagang bahan pokok di Pasar Terminal Toboali, mengakui, sejauh ini pasokan komoditas pangan dari distributor masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. "Alhamdulillah harga masih stabil, belum ada kenaikan harga," ujar Nursiah.
Adapun harga cabai kecil masih bertahan di Rp70 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai besar mengalami penurunan dari Rp55 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Harga bawang merah tercatat stabil di Rp55 ribu per kilogram dan bawang putih Rp35 ribu per kilogram.
Meski demikian, Nursiah mengeluhkan sisi lain dari hukum pasar. Melimpahnya pasokan dan stabilnya harga ternyata belum mampu mendongkrak gairah belanja masyarakat secara signifikan. Pedagang belum merasakan dampak penjualan bahan pokok oleh masyarakat.
"Harga stabil pun daya beli masyarakat belum seperti biasanya. Pasar masih cenderung sepi," keluhnya.
Senada dengan Nursiah, pedagang sembako bernama Utami (38) menyebutkan, harga beras dan minyak goreng juga belum menunjukkan pergerakan fluktuatif yang mengkhawatirkan. Harga beras premium masih tertahan di level Rp77 ribu per lima kilogram dan medium di Rp72 ribu per lima kilogram. Sementara Minyakita dibanderol Rp17 ribu per liter dan minyak goreng kemasan merek lain, harga bertahan Rp22 ribu per liter. "Harganya masih normal belum ada kenaikan," kata Utami.
Kabar baik juga datang dari sektor peternakan. Yuk Ndut (34), pedagang ayam potong, mengungkapkan bahwa harga daging ayam broiler bersih hari ini mengalami penurunan sebesar Rp3.000. Harga ayam broiler bersih hari ini turun menjadi Rp30 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga sempat berada di Rp33 ribu per kilogram. Adapun ayam utuh dijual Rp28 ribu per kilogram. "Kalau untuk ayam utuh, kami jual Rp28 ribu per kilogram," papar Yuk Ndut.
Yani (35), seorang pembeli yang ditemui di lokasi, mengaku lega. Pasalnya, ia sempat merasakan adanya riak kenaikan harga pada hari sebelumnya. "Ya bersyukur hari ini harga-harga sudah turun dan stabil lagi. Harapannya kondisi seperti ini bisa terus bertahan," kata Yani.
Yani tidak menampik adanya kekhawatiran yang mengganjal di kalangan emak-emak. Isu makro ekonomi terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belakangan ini ditakutkan akan berimbas pada harga barang pokok di pasar daerah. "Jangan sampai efeknya ke mana-mana, lalu harga bahan pokok ikut naik lagi. Kasihan masyarakat kecil," pungkasnya. (u1)
| Uji Kir Gratis di Bangka Selatan Sepi, Dua Tahun Terakhir, Anjlok Lebih dari 50 Persen |
|
|---|
| Bahas Penyelenggaraan Pemerintahan dan Manajemen ASN, Pemkab Basel Koordinasi dengan DPR RI |
|
|---|
| Harga Sawit di Bangka Selatan Tembus Rp3.050 |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Dorong 5 Gerakan Kurangi Dampak Perubahan Iklim |
|
|---|
| Belum Ada Penyesuaian Tarif, Tiga Armada Penyeberangan Sadai-Belitung Siap Layani Penumpang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Seorang-pedagang-bahan-pokok-di-Pasar-Terminal-Toboali.jpg)