Jumat, 12 Juni 2026

Berita Belitung

Kapal Express Bahari 3E Kembali Berlayar

Setelah mengalami kerusakan mesin, Kapal Express Bahari 3E akhirnya kembali berlayar dari Pulau Belitung menunju Pulau Bangka pada Kamis (11/6).

Tayang:
Dokumentasi
EXPRESS BAHARI 3E - Kapal cepat Express Bahari 3E sandar di Pelabuhan Pelindo Regional 2 Tanjungpandan pada Rabu (4/3). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Setelah mengalami kerusakan mesin, Kapal Express Bahari 3E akhirnya kembali berlayar dari Pulau Belitung menunju Pulau Bangka pada Kamis (11/6). Kapal berangkat dari Pelabuhan Pelindo 2 Tanjungpandan sekitar pukul 07.50 WIB mengangkut 227 penumpang. 

Sebelumnya, kapal mengalami kerusakan propeller kanan akibat tersangkut sampah jumbo bag. "Alhamdulillah kapal sudah normal, tadi pagi sudah berangkat," ujar Pimpinan PT Sakti Inti Makmur Cabang Tanjungpandan, Ivan Febrianto

Ia menjelaskan, kerusakan memang terjadi di propeller atau baling-baling mesin kanan. Akhirnya, setelah kembali sandar di Pelabuhan Tanjungpandan, kapal langsung diperbaiki. 

Perbaikan meliputi penggantian as dan kipas hingga malam hari. "Setelah perbaikan, juga ada sea trial dari Marine Inspektor KSOP Tanjungpandan untuk syarat uji laik laut," ungkap Ivan Febrianto

Sementara untuk jadwal keberangkatan tetap normal dan tidak mengganggu jadwal rutin. Sebab, Express Bahari 3E dijadwalkan operasi setiap Minggu, Senin, Rabu dan Jumat. "Jadi hari ini jadwal extra mengganti kemarin. Memang ada penumpang yang refund sekitar 30 orang," katanya.

Ivan Febrianto berharap, kejadian ini menjadi perhatian pihak terkait sehingga tidak terulang kembali. 

Sebelumnya, Kapal Express Bahari 3E terpaksa putar balik kembali menuju Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung, karena mengalami masalah di mesin kanan pada Rabu (10/6). Kerusakan diakibatkan kipas kapal (propeller) kanan tersangkut sampah karung jumbo bag.

Kapten Kapal Express Bahari 3E, Dedek Kurniawan mengatakan, meski sampah sudah diambil, mesin tetap bermasalah, sehingga diputuskan kapal kembali ke pelabuhan. "Jadi kami koordinasi ke cabang dan demi alasan keamanan penumpang, kapal balik lagi. Karena kalau diteruskan, kapal ini tiba di Bangka malam hari," ujar Dedek.

Ia menjelaskan awalnya kapal berangkat dari dermaga 8, Pelabuhan Pelindo Tanjungpandan sekitar pukul 07.10 WIB. Kapal berlayar menuju Pelabuhan Pangkalbalam mengangkut 320 penumpang. 

Ketika berangkat, Dedek sudah merasa ada kendala di mesin kanan karena putaran agak berat. "Karena kami terbiasa berlayar jadi sudah tahu kalau ada yang beda," katanya. 

Kemudian, saat berada di luar alur pelabuhan, kapal sempat berhenti dan anak buah kapal melakukan penyelaman untuk mengecek baling-baling. Ternyata, baling-baling kanan tersangkut karung jumbo bag utuh sehingga langsung dilepas. 

Dedek memutuskan kembali melanjutkan perjalanan. Tapi sepanjang perjalanan, mesin kanan masih terasa berat sekitar pukul 08.20 WIB. "Jadi di sekitar Selat Nasik, mesin kanan tidak ada putaran. Akhirnya kami berkoordinasi, dari pada perjalanan diteruskan, kami memilih mencari opsi yang paling aman kembali ke Tanjungpandan," katanya. (dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved