Berita Kriminalitas

Jadi Bandar Narkoba, Dua Napi di Lapas Tuatunu Pangkalpinang di Tempatkan di Ruang Isolasi

Miris dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pangkalpinang, yakni ND (23) dan AT (38), terungkap menjadi bandar narkoba.

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kapolres Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono (Tengah) didampingi Kasat Narkoba Iptu Astrian Tomi (Kiri) dan Kasi Humas Polres Pangkalpinang, AKP Agus Widodo (Kanan) dia saat menggelar konferensi pers di halaman Polres Pangkalpinang, Selasa (21/9/2021). 

“Kita belum tahu apakah sebatas ND dan AT. Kalau nanti berdasarkan pengembangan dan penyelidikan ditemukan dugaan tersangka lain kita akan lakukan tindakan yang sama. Prinsip pada saat kita tangani narkoba harus erat, jelas dan mencari dari jaringan yang paling bawah,” tegas Dwi.

Terkait kedua narapidana yang menjadi bandara narkoba tersebut, Kepala Lapas Kelas II A Pangkalpinang, Badarudin, menyebut langkah pemindahan ke blok isolasi tersebut sebagai bentuk komitmen dan keseriusan pihaknya memberantas segala bentuk praktik penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan Lapas.

Selain itu, sebagai upaya antisipasi menghilangkan barang bukti dan  interaksi keduanya dengan jaringan pengedar narkoba di luar lapas.

"Saat ini  keduanya ND dan AT sudah kami tempatkan di sel isolasi, supaya interkasi dan upaya mereka lainnya semisal untuk menghilangkan barang bukti bisa diminimalisir," kata Badarudin, didampingi kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Dody di kantornya, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Warga Geger Penemuan Bayi di Garasi Mobil di Belitung, Masih Terlilit Tali Pusar dan Beralas Gorden

Baca juga: Bandar Narkoba di Lapas Tuatunu Pangkalpinang Terbongkar, Dua Napi Kendalikan Peredaran Sabu

Setelah mendapat informasi, adanya indikasi dan keterlibatan komunikasi ND dan AT, lanjut  Badarudin, dirinya memerintahkan kepala KPLP berkordinasi dengan Kasi Administrasi dan Kamtib, melakukan penggeledahan di blok hunian keduanya.

"Pukul 18.40 WIB, tim dan  anggota regu pengamanan melakukan penggeledahan pada kamar 5 blok C dan mendapat 1 HP merk nokia C105 ,1  HP merk Redmi C2 , 1  simcard Telkomsel dan 1 buah simcard smartfren. Kemudian dua orang narapidana  pemilik barang bukti tersebut diamankan diruang staf KPLP," kata Badarudin.

Menurut Badarudin, setelah mendapat alat bukti tersebut, kepala KPLP berkoordinasi dengan Kasat narkoba Polres Pangkalpinang beserta jajarannya.

Rombongan, tiba sekira pukul 20.05 WIB, dan langsung memastikan  kebenaran ada tidaknya  komunikasi yang dilakukan ND dan AT dengan masyarakat yang tertangkap di luar lapas.

"Setelah diakui kebenarannya anggota Resnarkoba Polres Pangkalpinang segera melakukan pemeriksaan intensif kepada kedua orang WBP di ruang staf KPLP," ungkap Badarudin.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved