Kelompok Drop Out Tak Pakai Vaksin Sinovac

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menyatakan vaksin Covid-19 produksi Sinovac saat ini hanya diperuntukkan bagi bagi anak-anak usia 6-11 tahun.

Editor: suhendri
Bangkaps.com/Cepi Marlianto
VAKSINASI COVID-19 - Petugas kesehatan melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada murid TK Kemala Bhayangkari Polres Pangkalpinang, Kamis (3/2/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menyatakan vaksin Covid-19 produksi Sinovac saat ini hanya diperuntukkan bagi bagi anak-anak usia 6-11 tahun.

Vaksin Sinovac tidak diberikan lagi kepada remaja, orang dewasa, maupun lanjut usia (lansia).

Begitu pula dengan vaksinasi bagi kelompok drop out, tidak menggunakan vaksin asal China tersebut.

"Jadi untuk yang drop out akan menggunakan jenis vaksin lain, tidak boleh menggunakan jenis Sinovac karena jenis itu khusus anak-anak. Begitu juga dengan booster (vaksin penguat), menggunakan AstraZeneca maupun Pfizer," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Widya Evasari, Sabtu (26/2/2022).

Di Pangkalpinang, kata Widya, jumlah masyarakat yang masuk kategori drop out berkisar 10-13 persen.

Jumlah tersebut berdasarkan gap atau kesenjangan jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin dosis pertama sekitar 88,35 persen atau 168.463 orang, sedangkan dosis kedua baru tercapai 73,68 persen atau 140.491 jiwa dari target 190.688 orang.

"Vaksin jenis Sinovac saat ini hanya diprioritaskan untuk anak-anak usia 6-11 tahun. (Orang) dewasa hingga lansia tidak lagi pakai vaksin jenis ini," tutur Widya.

Dia menuturkan, penyuntikan vaksin Sinovac dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mililiter.

Vaksinasi diberikan sebanyak dua kali dengan interval minimal 28 hari.

Sebelum pelaksana vaksinasi, lanjut Widya, anak-anak harus menjalani skrining dengan menggunakan format standar.

Vaksinasi dilakukan di puskesmas, rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan maupun sekolah.

"Vaksinasi anak saat ini sudah mencapai 95,16 persen atau 20.351 orang untuk dosis pertama. Dosis kedua 14.650 orang atau 68,50 persen dari target 21.385 orang," ujar Widya.

Ia memastikan, jumlah vaksin Sinovac yang tersisa 23.661 dosis di Pangkalpinang masih mampu memenuhi kebutuhan vaksin bagi anak-anak, bahkan diperkirakan berlebih. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved