Kabar Pangkalpinang

BI Target 20 Ha Lahan Petani Holtikultura

Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung terus mendorong sektor pertanian bertumbuh.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Agus Taufik. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung terus mendorong sektor pertanian bertumbuh. Hal ini juga menjadi satu di antara upaya pengendalian inflasi dengan terus melakukan pengembangan klaster ketahanan pangan (pertanian) untuk komoditas cabai merah, cabai rawit dan bawang merah.

Dalam klaster pengembangan ini diketahui Bank Indonesia di tahun 2022 ini telah melakukan pembinaan terhadap para petani di Bangka Belitung dengan target lahan seluas 20 Hektare (Ha).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung Agus Taufik menuturkan, keberadaan tanaman holtikulturan seperti cabai merah, cabai rawit dan bawang merah menjadi komoditi yang memiliki potensi cukup baik untuk dikembangkan di Bangka Belitung.

Tak hanya itu pengembangan tanaman holtikultura cabai merah, cabai rawit dan bawang merah ini bertujuan untuk meningkatkan hasil komoditi pertanian tersebut.

"Sekarang kita masih banyak ketergantungan pangan dari luar daerah, untuk itu melalui program klaster pertanian ini para petani bisa memperluas area pertanian mereka dan bisa menekan inflasi, karena komoditi cabai dan bawang merah ini memiliki prospek ekonomi yang baik, " ujar Agus, Jumat (12/8).

Dengan lahan seluas 20 Ha yang dicanangkan, Bank Indonesia telah menyalurkan ke beberapa titik lokasi untuk pengembangan cabai dan bawang merah ini, yakni ada di Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah untuk wilayah Pulah Bangka dan ada di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur untuk di Wilayah Pulau Belitung.

Bahkan BI menargetkan produktivitas hasil panen para petani ini bisa mencapai kurang lebih 220 ton dengan tingkat efisiensi yang juga baik.

"Kurang lebih per hektar komoditi ini bisa menghasilkam panen sekitar 10 hingga 12 ton, dan tentunya kita berharap produktivitas ini terus meningkat, akan tetapi juga harus diimbangi dengan efisiensi yang baik," ujarnya. (t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved