Pulau Bangka Serap APBN Rp2,12 Triliun
Rafael mengapresiasi seluruh satuan kerja dan pemerintah daerah (pemda) atas sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Hingga triwulan III tahun ini, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pangkalpinang telah menyalurkan dana APBN 2022 di Pulau Bangka sebesar Rp2,12 triliun. Angka ini merupakan 59,93 persen dari pagu Rp3,53 triliun.
Dana APBN yang dikelola oleh KPPN Pangkalpinang terdiri atas belanja kementerian atau lembaga (K/L), dana transfer ke daerah, dan dana desa.
"Sampai dengan triwulan III, realisasi belanja K/L di wilayah Pulau Bangka sebesar Rp1,51 triliun dari total alokasi pagu tahun 2022 sebesar Rp2,47 triliun. Alokasi tersebut terdiri dari alokasi belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan belanja bantuan sosial," kata Kepala KPPN Pangkalpinang, Rafael Widiestumargianto, dalam rilis yang diterima Bangka Pos, Selasa (18/10/2022).
Rafael merincikan, realisasi belanja pegawai mencapai Rp708,34 miliar atau 77,15 persen dari pagu Rp918,14 miliar, belanja barang Rp629,58 miliar atau 57,92 persen dari pagu Rp1,09 triliun, belanja modal Rp172,75 miliar atau 37,88 persen dari pagu Rp455,99 miliar, dan belanja bantuan sosial (bansos) Rp4,31 miliar atau 83,18 persen dari pagu Rp5,18 miliar.
Selain belanja K/L, KPPN Pangkalpinang juga menyalurkan dana transfer ke daerah dan dana desa Rp1,07 triliun yang terdiri atas dana alokasi khusus (DAK) fisik, DAK nonfisik (bantuan operasional sekolah dan bantuan operasional pendidikan), dan dana desa.
Hingga triwulan III 2022, realisasi dana desa sebesar Rp155,54 miliar atau 78,11 persen dari pagu Rp199,13 miliar, DAK fisik Rp254,12 miliar atau 44,83 persen dari pagu Rp566,89 miliar, dana BOS Rp173,39 miliar atau 61,64 persen dari pagu Rp281,28 miliar.
Adapun dana BOP PAUD telah terealisasi Rp14,69 miliar atau 97,7 persen dari pagu Rp15,03 miliar dan dana BOP kesetaraan Rp5,08 miliar atau 100 persen dari pagu.
Rafael mengapresiasi seluruh satuan kerja dan pemerintah daerah (pemda) atas sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dalam mendukung pelaksanaan anggaran sampai dengan triwulan III 2022.
"Tentunya sinergi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik ini harus tetap terjaga dalam rangka peningkatan akselerasi belanja dan penyaluran transfer ke daerah dan dana desa pada triwulan terakhir ini," tuturnya. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220703_Kantor-Pelayananan-Perbendaharaan-Negara-KPPN-Pangkalpinang.jpg)