Kabar Pangkalpinang

Jangan Berinvestasi dengan Tujuan Trading

Investasi kini digandrungi kaum milenial, berinvestasi juga dapat dilakukan dengan mudah cukup dengan gengaman handphone saja.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Ryand Daddy Setyawan
Dosen Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi UBB Ryand Daddy Setyawan. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Investasi kini digandrungi kaum milenial, berinvestasi juga dapat dilakukan dengan mudah cukup dengan gengaman handphone saja.

Akademisi Dosen Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Bangka Belitung (UBB) Ryand Daddy Setyawan menyebut, meski banyak diikuti oleh anak muda dan juga kaum pemula, disarankan jangan berinvestasi saham dengan tujuan trading.

Menurutnya, dikhawatirkan ini akan terjadi gambling dan investor akan mengalami kerugian yang cukup besar.

"Untuk berinvestasi di pasar modal, selayaknya kaum milenial mempelajari beberapa metode analisis, ada yang namanya analisis teknikal dan ada analisis fundamental. Disitu kaum milenial akan paham tentang pergerakan saham yang ada di pasar modal," sebut Ryand.

Apalagi, kata Ryand lebih bagus apabila ada mentor yang baik mau memberikan informasi kepada para investor milenial. Yang akan mengurangi tingkat risiko dalam berinvestasi di pasar modal, agar terhindar dari investasi bodong dan penawaran imbal hasil fixed return yang tidak masuk akal.

"Dan juga perlu kesabaran dan ketelitian tinggi dalam menentukan target investasi di pasar modal. Tren investasi sekarang sedang tinggi, sangat baik apabila kaum milenial sekarang sudah melek investasi," tuturnya.

"Karena kita bisa melihat beberapa tokoh nasional yang sukses karena memiliki portofolio investasi di dalam riwayat kekayaannya," tambahnya.

Namun, ia menegaskan kaum milenial jangan sampai salah kaprah dengan langsung beranggapan investasi agar dapat kaya, tidak sesimpel dan sesingkat itu prosesnya.

"Ada pepatah high risk, high return, peluang keuntungan dalam berinvestasi saham memang sangat besar, tapi apabila salah langkah atau salah berinvestasi, alih-alih keuntungan yang didapat, bahkan modal pun akan lenyap. Jadi memang, tidak bisa sembarangan dalam menentukan target investasi," jelasnya.

Dia juga menyarankan, untuk anak-anak muda, selain bergelut di investasi saham dapat juga mencoba investasi di reksadana. Pada reksadana ini kaum milenial tetap dapat berinvestasi walaupun dengan modal yang minimal, juga cukup aman untuk kaum milenial pemula.

Selain itu, ada juga investasi deposito dan emas, yang sangat aman bagi para investor.

Ia juga meyakini, investor dapat membantu perusahaan mendapatkan modal segar untuk ekspansi usahanya, kaum milenial juga akan mendapatkan profit dari sharenya.

"Sehingga, pendapatan yang dihasilkan perusahaan dan investor dapat juga membantu perekonomian negara lewat pajak maupun pemberian lapangan kerja baru dan yang paling penting dengan aktivitas ini secara tidak langsung kaum milenial memberikan kepercayaan akan iklim berinvestasi, yang memungkinkan menarik investor asing atau besar untuk dapat berinvestasi disini," tambahnya. (t2)

 

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved