Kabar Bangka Barat
Sudarman Gantung Diri di Pohon Alpukat
Seorang warga bernama Sudarman (56) ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali di pohon alpukat belakang rumahnya.
MENTOK, BABEL NEWS - Warga Jalan Raya Peltim, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (14/8) pagi dibuat geger.
Seorang warga bernama Sudarman (56) ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali di pohon alpukat belakang rumahnya.
Sudar diketahui hidup sebatang kara di kediamanya. Ia tak lagi hidup bersama istri dan anak-anaknya.
"Kejadiannya pada pagi tadi, sekitar setengah enam, kami kaget lihat (Sudar) tergantung di pohon alpukat belakang rumahnya," kata Yana, tetangga korban saat ditemui Bangka Pos Group, Rabu (14/8).
Setelah melihat tubuh Sudar tergantung, warga sekitar melaporkan ke pihak kepolisian dan polisi pun datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Diketahui jenazah Sudar, dikebumikan pada Rabu (14/8) siang. Tampak sejumlah tetangga, kerabat dan keluarga terlihat ramai melayat ke rumah duka.
Sementara itu polisi memastikan penyebab kematian Sudarman murni bunuh diri dengan cara gantung diri.
Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Ecky Widi Prawira melalui Kanit Pidum Ipda Muhammad Harits Arlianto mengatakan, tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Sudar.
"Intinya tidak ada tanda-tanda kekerasan, ia bunuh diri dengan melakukan gantung diri," kata Harits.
Ia menambahkan, motif bunuh diri yang dilakukan Sudar dikarenakan depresi terkait persoalan kehidupan.
"Depresi masalah keluarga, tidak ada tanda lain, seperti luka-luka, karena hasil visum luar yang dilakukan di Puskesmas Mentok mengarah ke murni gantung diri. Ditandai keluar air liur dari lidah dan sperma di kelamin, karena jeratan tali," katanya.
Dia menambahkan, Sudar diperkirakan meninggal telah tiga jam sebelum akhirnya ia ditemukan gantung diri di pohon alpukat.
"Kemungkinan telah tiga jam, dari keterangan dokter ia ditemukan jam enam, apabila ditarik mundur, sekitar pukul tiga dini hari," ungkapnya.
Lebih jauh, dikatakan Harits, upaya lain yang dilakukan polisi dari melakukan visum dan menyarankan untuk diotopsi namun keluarga korban menolaknya.
"Upaya kepolisian menanyakan pihak keluarga ingin diotopsi, mereka tidak mau. Telah dibuatkan surat penolakan otopsi. Hanya dilaksanakan visum luar dan jenazah langsung dimakamkan," terangnya. (riu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Pohon-alpukat-tempat-Sudarman-56-ditemukan-tewas-gantung-diri-dengan-seutas-tali-yang-berada-di.jpg)