Rabu, 8 April 2026

Kabar Belitung

Panen Perdana Cabai Merah Keriting Pakai Terobosan Teknologi Proliga

Panen perdana ini dilakukan di Kebun Kelompok Tani Mekar Lestari, Dusun Perawas II, sebagai bagian dari uji coba penerapan teknologi Proliga.

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Proses memanen cabai merah keriting hasil budidaya dengan menggunakan teknologi Proliga di Dusun Perawas II, Desa Buluhtumbang, Rabu (2/10). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Di tengah hamparan lahan seluas satu hektar, tanaman cabai yang hijau dan rimbun tampak siap dipanen, Rabu (2/10). Di balik dedaunan, cabai keriting yang merah menyala menyembul, menandakan musim panen yang telah tiba.

Inilah hasil dari inovasi teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda), sebuah terobosan yang digunakan dalam budidaya cabai di Desa Buluhtumbang, Kabupaten Belitung, yang mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Panen perdana ini dilakukan di Kebun Kelompok Tani Mekar Lestari, Dusun Perawas II, sebagai bagian dari uji coba penerapan teknologi Proliga. Teknologi ini diperkenalkan melalui pelatihan Sekolah Lapangan Good Agricultural Practices (SL-GP), yang melibatkan 25 petani dari berbagai kelompok tani di Belitung.

Menurut Haryanto, pendamping kelompok tani Mekar Lestari, teknologi Proliga memberikan dampak yang sangat positif pada produktivitas lahan. Penanaman dilakukan dengan pola zigzag 2:1, yang membuat populasi tanaman cabai meningkat dari 10-15 ribu pohon per hektar menjadi 28 ribu pohon per hektare (Ha).

"Dengan teknologi ini, populasi tanaman dapat ditingkatkan 2-3 kali lipat dibandingkan sistem tanam konvensional," jelasnya. 

Dampak dari peningkatan populasi ini sangat signifikan terhadap hasil panen. Haryanto menambahkan bahwa pada metode konvensional, setiap rumpun tanaman biasanya hanya menghasilkan 1,2 kilogram cabai. Namun, dengan teknologi Proliga, hasil panen per rumpun meningkat menjadi 1,6 hingga 2 kilogram, yang berarti peningkatan produksi mencapai 200 hingga 300 persen.

Panen perdana ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah, termasuk Staf Ahli Administrasi Umum Setda Belitung Salman Alfarisi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Destika Efenly, Kepala Diskominfo Kabupaten Belitung Mohammad Iqbal, serta para kepala desa dan pengurus PKK.

Ketua Kelompok Tani Mekar Lestari Samat mengungkap, teknologi Proliga baru pertama kali diterapkan di lahan mereka. Ia pun menyampaikan terima kasih lantaran lahan kelompok tani tersebut menjadi tempat untuk mencoba penanaman cabai merah keriting dengan metode ini.

"Teknik ini baru diuji coba, baru di sini. Kami mengikuti lima pertemuan untuk bisa mengadopsi teknologi ini," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa proses penyemaian dilakukan pada 5 Juni, diikuti dengan penanaman bibit pada 6 Juli. Namun, karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, penanaman bibit tidak bisa dilakukan serempak, sehingga ada beberapa tingkatan pertumbuhan tanaman di kebun mereka. (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved