Rabu, 8 April 2026

Kabar Pangkalpinang

EduTRAX Robotika Edukatif Tingkatkan Literasi Numerasi Siswa

Kelompok riset Educational Technology Research and Academic Excellence (EduTRAX) meluncurkan inisiatif inovatif untuk meningkatkan literasi numerasi.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Unmuh Babel
Pendampingan kepada guru dalam praktik pengajaran menggunakan robotika edukatif kepada siswa dan guru mempraktikkan hasil pelatihan sebelumnya, Rabu (9/10). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kelompok riset Educational Technology Research and Academic Excellence (EduTRAX) meluncurkan inisiatif inovatif untuk meningkatkan literasi numerasi di kalangan siswa sekolah dasar melalui robotika edukatif sebagai bagian dari pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). 

Program ini bertujuan mempermudah pemahaman materi sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika dengan cara yang lebih menyenangkan dan bermakna.

Koordinator EduTRAX Imam Fitri Rahmadi yang juga Dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) menjelaskan, satu di antara fokus utama dari penelitian ini adalah mengeksplorasi potensi robotika edukatif sebagai proyek pembelajaran yang bisa meningkatkan keterampilan numerasi siswa.

"Penelitian bermaksud menyelidiki lebih dalam kontribusi aktivitas perancangan robot sederhana sebagai sarana belajar sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika yang lebih menyenangkan dan bermakna," ungkap Imam Fitri Rahmadi, Senin (14/10).

Kelompok riset EduTRAX dirintis oleh Imam, alumni Program Doktoral Johannes Kepler Universität Linz, Austria dan Yudi Yunika Putra selaku Dosen Unmuh Babel berkomitmen memberdayakan guru dan melejitkan potensi siswa sebagai innovators, yang dikampanyekan dengan tagar #MakerGeneration.

Kata Imam, pihaknya saat ini telah menyelengarakan tiga kegiatan yang sedang berlangsung di antaranya Robo Steam yang menjadi langkah awal meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar.

Selain itu, EduTRAX juga memperkenalkan Robo Steam, sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar robotika edukatif kepada siswa sekolah dasar. 

"Mengeksplorasi robotika edukatif menjadi langkah awal kami dalam mendorong implementasi pembelajaran STEAM di Indonesia dan meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Pendekatan pembelajaran STEAM tampak memungkinkan dan potensial untuk diterapkan di sekolah dasar dimana satu guru berlaku sebagai guru kelas yang mengajar beberapa mata pelajaran sekaligus," jelas Imam.

Kegiatan lainnya yang juga sedang berlangsung adalah pengembangan STEAM Education Corner (STEAM Corner) di SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung. 

Pojok STEAM ini menghadirkan berbagai aktivitas menarik seperti kirigami, teselasi dan tentu saja robotika edukatif, yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa dalam berbagai aspek ilmu pengetahuan. 

Proyek ini melibatkan tiga guru kelas, seorang pustakawan dan seorang tenaga administrasi yang berkomitmen menyukseskan program tersebut.

Menurut Yudi Yunika Putra yang juga terlibat dalam program ini, pengembangan Pojok Literasi Numerasi (PoLiNum) juga menjadi bagian penting dari upaya ini. 

"Kami ingin memperkuat literasi numerasi siswa SD, selain literasi membaca yang sudah lebih dulu diperkenalkan. Dengan mengintegrasikan robotika edukatif, kami harap para guru bisa lebih kreatif dalam mengajar dan membimbing siswa dalam memahami matematika dan sains dengan cara yang menyenangkan," kata Yudi.

Program ini mendapat sambutan positif dari Dina Ristiana, Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Pangkalpinang, yang berharap kegiatan robotika edukatif ini dapat terus dilanjutkan dan berkembang di sekolah-sekolah lain. 

"Kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan hingga benar-benar terbentuk pojok literasi numerasi di sekolah dan dapat digunakan oleh para siswa. Robotika ini, meskipun masih sederhana, namun terlihat sangat menarik untuk dirakit oleh siswa sekolah dasar," tuturnya.

Melalui penelitian dan program pengabdian masyarakat yang dilakukan EduTRAX, diharapkan robotika edukatif dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran STEAM di sekolah dasar, serta memperkuat literasi numerasi yang menjadi dasar penting bagi perkembangan akademik siswa di masa depan. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved