Jumat, 17 April 2026

Kabar Pangkalpinang

Warga Beralih ke Cabai Kering di Tengah Melonjaknya Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional

Harga jual komoditi cabai di pasar tradisional Pangkalpinang hingga saat ini masih tinggi.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Penjual bumbu dapur saat menimbang cabai kering. Permintaan cabai kering saat ini dilirik warga seiring dengan tingginya harga cabai rawit dan cabai merah di pasar tradisional Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Harga jual komoditi cabai di pasar tradisional Pangkalpinang hingga saat ini masih tinggi.

Pantauan Bangkapos.com, Jumat (10/1), harga jual cabai seperti cabai rawit ini Rp85 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp60 ribu per kilogram.

Tingginya harga jual cabai ini membuat keberadaan cabai kering merah dilirik dan menjadi pilihan bagi para warga khususnya penjual dalam menyiasati pengeluaran saat ini. 

Meski demikian, permintaan masyarakat akan cabai kering ini tidak naik signifikan.

"Untuk permintaan cabai kering saat ini ada, tapi tidak banyak. Paling rata-rata yang beli pedagang, hanya untuk campuran saja. Terus juga sekarang ini harga cabai mulai turun sedikit," ungkap penjual bumbu dapur, Yuli.

Diketahui harga jual cabai kering di pasar tradisional Pangkalpinang berkisar Rp13 ribu per ons.

Kata Yuli, dalam satu hari ia bisa menjual satu hingga dua kilogram cabai kering.

"Hitungannya 1 ons cabai kering ini hampir setengah kilo cabai biasa dan cabai ini didatangkan langsung dari Batam," ungkap Yuli.

Sementara itu untuk harga beberapa bumbu dapur lainnya terpantau masih tinggi seperti bawang merah masih di kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram dan bawang putih Rp42 ribu per kilogram.

"Harga bumbu sekarang masih cenderung tinggi, terutana cabai dan bawang karena memang awal-awal tahun ini dan faktor cuaca," ucapnya. 

Memasuki awal tahun, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Pangkalpinang mengalami kenaikan. 
Kenaikan ini terlihat pada komoditas telur ayam, minyak goreng serta berbagai jenis sayuran seperti cabai rawit, cabai merah, bawang merah, wortel dan lainnya.

Pantauan Bangkapos.com, Sabtu (11/1),  harga jual telur ayam di pasaran ini bervariasi seperti mulai dari Rp1.500, Rp1.600, 1.700, Rp1.800 hingga Rp2.000 per butir.

"Sekarang ini harga telur naik, kemarin sempat lama harga ini stabil. Tapi ini kita jual sudah naik di kisaran 100 rupiah, biasanya yang Rp1.700 per butir sekarang Rp1.800, ada juga yang sebelum 1.500 sekarang Rp1.700. Bervariasi tergantung kecil besarnya," ungkap penjual telur di Pangkalpinang, Yuli.

Dia mengungkapkan, naiknya harga jual telur ayam di Pasar Pangkalpinang sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Meski naik, Yuli mengaku permintaan telur ayam hingga saat ini stabil mengingat telur ayam menjadi kebutuhan bahan pokok yang hampir dikonsumsi semua masyarakat. 

"Kalau untuk daya beli normal, meski kondisi perekonomian saat ini. Karena mungkin telur ini terjangkau, selain untuk lauk pauk biasa orang juga untuk bikin kue," kata Yuli.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved