BI Hadirkan Digital Farming bagi Pokdakan Pinang Raya, Panen Patin-Nila Tembus 3,4 Ton
Total panen mencapai sekitar 3,4 ton, dengan rincian 1,5-1,7 ton ikan patin dan 1,5-1,7 ton ikan nila.
SIMPANGKATIS, BABEL NEWS - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) Pinang Raya melakukan panen ikan air tawar di Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (6/2/2025).
Total panen mencapai sekitar 3,4 ton, dengan rincian 1,5-1,7 ton ikan patin dan 1,5-1,7 ton ikan nila.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program smart farming dan business matching pemasaran hasil perikanan yang digagas oleh Bank Indonesia guna mendorong ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Kepala KPwBI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rommy Sariu Tamawiwy.
Rommy mengatakan program tersebut merupakan bagian dari sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas inflasi melalui ketahanan pangan.
Bank Indonesia tidak hanya memberikan pendampingan kepada Pokdakan Pinang Raya, tetapi juga menghadirkan teknologi digital farming untuk efisiensi budi daya dalam upaya meningkatkan produktivitas.
Salah satu dukungan yang diberikan adalah mesin pengering pakan serta alat digital yang memungkinkan pengaturan pemberian pakan secara lebih terukur.
"Kami senang bisa menyaksikan hasil kerja keras para pembudi daya. Ini bukan sekadar teori, tetapi bukti nyata bahwa kerja sama dan inovasi dapat menghasilkan sesuatu yang besar. BI hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi dan ketahanan pangan,” kata Rommy kepada awak media.
Selain mendukung budi daya, Bank Indonesia juga memberikan bantuan untuk pengolahan hasil perikanan, termasuk mesin oven asap untuk meningkatkan nilai tambah produk.
Rommy menyebutkan, sektor perikanan air tawar dapat menjadi alternatif sumber pangan bergizi, terutama saat kondisi laut tidak memungkinkan nelayan untuk melaut.
Sementara itu, Algafry Rahman mengapresiasi peran Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan sektor perikanan di daerahnya.
Menurut Algafry, panen ikan air tawar tersebut menjadi bukti bahwa kesungguhan dalam berusaha akan menghasilkan manfaat nyata.
"Dukungan dari BI luar biasa, dari hulu hingga hilir. Panen ini juga dapat menjadi solusi untuk penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah di Bangka Tengah," katanya.
Algafry juga berharap Pokdakan Pinang Raya dapat menjadi contoh bagi kelompok pembudi daya lainnya.
Dengan komitmen dan inovasi, ia yakin sektor perikanan air tawar di Bangka Tengah bisa terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20250206_panen-ikan-air-tawar.jpg)