Sabtu, 11 April 2026

Kondisi Siswi Korban Perundungan Membaik, Amel: Kapolda Babel Seperti Malaikat

Amel merupakan korban perundungan teman sekelasnya yang berujung pada cedera serius. 

Editor: suhendri
Pos Belitung/Bryan Bimantoro
DITURUNKAN DARI AMBULANS - Amel, siswi MTs Manggar, diturunkan dari ambulans yang membawanya ke rumahnya di Minapolitan, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (8/2/2025). Amel merupakan korban perundungan teman sekelasnya yang berujung pada cedera serius. Kemarin, dia kembali kediamannya setelah menjalani pengobatan di Jakarta. Perlahan, kondisi Amel mulai membaik. Jika sebelumnya ia hanya bisa terbaring, kini sudah bisa duduk. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Senyuman terpancar dari wajah Amel saat kembali ke rumahnya di Minapolitan, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (8/2/2025). 

Siswi MTs Manggar ini kembali ke kediamannya setelah menjalani pengobatan di Jakarta. 

Pengobatan tersebut difasilitasi oleh Kepala Kepolisian Daerah Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo, dan Kepala Kepolisian Resor Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe

Bagi Amel dan keluarganya, Irjen Pol Hendro Pandowo adalah sosok yang luar biasa.

"Beliau seperti malaikat tanpa sayap bagi keluarga kami. Tanpa bantuannya, mungkin saya tidak bisa berobat secepat ini," ujar Amel saat ditemui di kediamannya.

Amel merupakan korban perundungan teman sekelasnya yang berujung pada cedera serius. 

Insiden itu menyebabkan tulang ekor Amel retak yang membuatnya kesakitan dan sulit beraktivitas. 

Keterbatasan ekonomi keluarganya sempat menjadi kendala dalam mendapatkan perawatan yang optimal.

Jalur donasi sudah ditempuh dan menggerakkan banyak orang untuk membantu pengobatannya. 

Harapan pun hadir ketika Kapolda Babel dan Kapolres Beltim turun tangan. Mereka memfasilitasi pengobatan Amel ke Jakarta, sekaligus memastikan Amel mendapatkan perawatan terbaik.

Setelah beberapa hari menjalani pemeriksaan dan perawatan medis di Rumah Sakit Orthopedi Siaga Raya Jakarta, Amel akhirnya diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihannya di rumah dengan terapi yang telah direkomendasikan dokter.

Sudah bisa duduk

Sebelumnya, saat keluar dari ruang kedatangan Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung,  Sabtu (8/2/2025), Amel terlihat duduk di kursi roda yang didorong aparat kepolisian yang turut mendampingi kepulangannya.

Terlihat pula sang ayah, Asis, mendampingi Amel selama menjalani proses pengobatan di Jakarta. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya retak dan pergeseran pada tulang ekor Amel.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved