Kabar Belitung
Perumda Tirta Batu Mentas Targetkan Kemandirian Keuangan
Perumda Tirta Batu Mentas (PDAM) menargetkan kemandirian keuangan pada 2026 tanpa bergantung pada subsidi pemerintah daerah.
TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Perumda Tirta Batu Mentas (PDAM) menargetkan kemandirian keuangan pada 2026 tanpa bergantung pada subsidi pemerintah daerah.
Direktur Perumda Tirta Batu Mentas, Badia Parulian, mengatakan bahwa meskipun perusahaan sudah berstatus sehat secara kinerja, jumlah pelanggan yang masih rendah membuat pendapatan belum maksimal.
"Semenjak saya menjabat, terhitung mulai 2020 sampai sekarang, kinerjanya naik, dari sakit sekarang sudah berkinerja sehat, dari hasil penilaian kementerian dan BPK. Tapi dari sisi keuangan belum bisa menghasilkan banyak uang karena jumlah pelanggan masih sedikit, yakni 2.600 pelanggan," ujar Badia, Selasa (25/3).
Diketahui bahwa subsidi PDAM digunakan untuk untuk membiayai listrik, bahan kimia dan perbaikan pipa. Pada 2025, subsidi Perumda Tirta Batu Mentas sebesar Rp537.073.627. Besaran ini menurun dibanding 2024 yakni senilai Rp643.409.628.
Pada 2025 ini, Perumda menargetkan tambahan 624 sambungan rumah (SR), terdiri dari 300 SR secara mandiri dan 324 SR dari bantuan Kementerian PUPR. Namun, kemandirian perusahaan juga berarti kemungkinan kenaikan tarif air bagi pelanggan.
"Sudah jelas, karena pelanggan tidak mendapat subsidi dari pemda lagi," jawab Badia ketika ditanya bahwa ketika subsidi dihapuskan, maka akan berpengaruh pada tarif pelanggan.
Saat ini, jelasnya, tarif air di Belitung masih Rp4.000 per meter kubik, lebih rendah dari ketentuan SK Gubernur 2023 yang menetapkan batas bawah Rp5.250.
Ia menyebutkan, bahwa penyesuaian tarif diperlukan agar keuangan perusahaan tetap seimbang.
Terkait piutang pelanggan yang belum tertagih sebesar Rp4 miliar sejak 2015, Badia mengatakan hal ini akan dibahas dengan Pemkab Belitung untuk mencari solusi penyelesaiannya.
"Memang kita sudah pernah mengajukan penghapusan kepada pemda, tapi memerlukan persetujuan dewan pengawas dan bupati. Itu akumulasi 10 tahun. Sudah kami rekap, buat solusinya supaya ada penyelesaian," ujarnya.
Soal Perumda yang belum bisa menyumbang PAD, Badia mengakui hal tersebut dan mengatakan masih berproses.
"Ini baru sehat, sehat secara kinerja, keuangan masih on process. Mudah-mudahan dengan adanya penambahan SR, pipanisasi, maka kita bisa menyumbang PAD," katanya.
Sebelumnya, Bupati Belitung Djoni Alamsyah menyoroti kondisi keuangan Perumda Tirta Batu Mentas yang belum pernah meraih keuntungan.
Ia menegaskan bahwa pembenahan harus dilakukan agar perusahaan ini tidak terus menjadi beban keuangan daerah.
"PDAM ini cukup membuat saya sedih. Nilai penyusutan aset sudah begitu besar, dan sampai saat ini belum pernah mengalami keuntungan," kata Djoni. (del)
| Kejari Gandeng Kodim 0414 Belitung Jaga Stabilitas di Daerah |
|
|---|
| SMAN 1 Manggar Sabet Dua Kategori Juara Semarak Hardiknas |
|
|---|
| Kamarudin Hibahkan 16 Ha Lahan Pribadi untuk SMA Unggul Garuda |
|
|---|
| DPRD Belitung Minta Seleksi Calon Direktur BUP Tanjung Batu Patuhi Aturan |
|
|---|
| Seleksi Direktur BUP Tanjung Batu, Vina Tegaskan Jangan Ada Transaksi Jabatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/KEMANDIRIAN-KEUANGAN-Kantor-Perumda-Air-Minum-Tirta-Batu.jpg)