Selasa, 12 Mei 2026

Kabar Belitung

ASPPI Gagas Belitung Heritage Walking Tour, Kenalkan Wajah Baru Wisata Tanjungpandan

Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ASPPI ke-17 dan Hari Bumi, ASPPI Bangka Belitung pun mulai menapaki rencana ini, Selasa (22/4) sore.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
BELITUNG HERITAGE WALKING TOUR - Para peserta saat berjalan mempelajari bangunan bersejarah di sekitar Tanjungpandan sembari mengumpulkan sampah, Selasa (22/4) sore. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Apa jadinya jika liburan ke Belitung tak hanya soal keindahan pantai dan pulau?
Bagaimana jika wisatawan juga diajak menyusuri lorong-lorong sejarah kota Tanjungpandan? 

Pertanyaan inilah yang coba dijawab ASPPI Bangka Belitung yang coba menggagas Belitung Heritage Walking Tour, wisata jalan kaki melintasi jejak-jejak bangunan bersejarah di sekitar pusat kota Tanjungpandan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ASPPI ke-17 dan Hari Bumi, ASPPI Bangka Belitung pun mulai menapaki rencana ini, Selasa (22/4) sore.

Puluhan pelaku wisata, perhotelan, restoran, dan biro perjalanan ambil bagian dalam tur perdana ini.
Rute walking tour dimulai dari ikon kota, Bundaran Satam, dan berlanjut ke sejumlah titik heritage seperti rumah Kapitan Phang, kelenteng di kompleks Hotel Billiton, Gereja Katolik Regina Pacis, Taman Juliana, Museum Tanjungpandan, hingga rumah Tuan Kuase.

Di setiap titik, peserta mendapatkan penjelasan sejarah langsung dari Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, Fithrorozi.

"Heritage walking tour ini adalah langkah awal untuk mengenalkan sisi lain Belitung, khususnya Tanjungpandan. Selama ini wisatawan hanya mengenal pantai dan pulau. Padahal, kota ini menyimpan warisan budaya dan sejarah yang luar biasa," ujar Ketua Panitia, Selpiyani.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional bersih-bersih yang dicanangkan DPP ASPPI dalam rangka Hari Bumi.

Para peserta walking tour turut mengumpulkan sampah plastik di sepanjang rute, menunjukkan bahwa wisata sejarah pun bisa dijalankan dengan semangat pelestarian lingkungan.

"Rute ini akan kami kembangkan sebagai paket wisata dalam kota. Harapannya, wisatawan yang hanya memiliki waktu singkat bisa tetap mendapatkan pengalaman bermakna lewat jejak sejarah yang ada di Tanjungpandan," lanjut Selpiyani.

ASPPI Babel juga berencana menyusun narasi lengkap dari setiap situs heritage yang ada di kota ini, untuk kemudian dibagikan kepada pelaku wisata sebagai bahan edukatif dan promosi.

Di samping itu, peringatan ulang tahun ASPPI juga diwarnai dengan kegiatan 'ASPPI Goes to School' yang sudah dimulai sejak 17 April di Sekolah Universal Tanjungpandan.

Dalam program tersebut, ASPPI menyosialisasikan pentingnya wisata bersih dan sadar wisata kepada pelajar, yang nantinya akan berlanjut ke SD, SMP, dan SMA di seluruh wilayah Belitung. (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved