Kabar Belitung Timur
Kelas Ibu Hamil Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini
Sebanyak 140 ibu hamil dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Belitung Timur secara serentak mengikuti Kelas Ibu Hamil dan Deklarasi Ibu Hamil Indonesia.
MANGGAR, BABEL NEWS - Sebanyak 140 ibu hamil dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Belitung Timur secara serentak mengikuti Kelas Ibu Hamil dan Deklarasi Ibu Hamil Indonesia dalam Mencegah Anak Stunting, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Kesehatan Belitung Timur, Selasa (22/4).
Kegiatan ini dilaksanakan di puskesmas kecamatan masing-masing secara luring maupun daring melalui zoom meeting.
Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Belitung Timur Itta Erlina menyampaikan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak sejak dini serta penurunan risiko kesehatan pada ibu hamil.
"Ibu hamil ini terkadang tidak bisa mengambil keputusan saat mereka membutuhkan pertolongan atau ada suasana hati yang perlu mendapatkan support, terutama pada fase kehamilan, lalu fase melahirkan hingga mengasuh. Karena untuk melahirkan generasi emas sejak dini, para ibu hamil ini tentunya perlu dukungan dari suami, keluarga inti dan masyarakat," ujar Itta melalui rilis yang diterima posbelitung.co, Rabu (23/4).
Farah Mawadah, warga Desa Padang Kecamatan Manggar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia mengaku bersyukur adanya kesempatan untuk mengikuti kegiatan yang memiliki banyak manfaat bagi dirinya yang tengah menjalani kehamilan pertamanya.
"Menurut aku, kelas ini penting banget ya. Terutama buat aku, yang calon ibu baru, gimana cara mencegah stunting pada anak yang ternyata pencegahannya dimulai sejak mengandung, lalu melahirkan dan mengasuh anak, acara ini berkualitas sekali," kata Farah.
Itta berharap dengan adanya melalui kegiatan kelas ibu Hamil ini, para ibu hamil yang ada di Belitung Timur dan pendamping mampu meningkatkan pengetahuan untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka pribadi terutama terkait kehamilan, persiapan persalinan hingga tahapan pengasuhan anak guna menciptakan Generasi Emas Indonesia 2045.
"Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini menjadikan ibu hamil berjanji dan berkomitmen untuk lebih serius terhadap derajat kesehatan mereka pribadi," ujar Itta.
"Diharapkan juga bagi para pendamping para suami dan keluarga, setelah ikut kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian mereka kepada ibu hamil dalam menjalani masa kehamilan, persalinan dan pengasuhan. Tak kalah pentingnya juga memberikan dukungan untuk memberikan ASI eksklusif," tambahnya. (y1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/KELAS-IBU-HAMIL-Ibu-hamil-saat-mengikuti-kelas-ibu-hamil.jpg)