Senin, 18 Mei 2026

Kabar Belitung

Seleksi Direktur BUP Tanjung Batu, Vina Tegaskan Jangan Ada Transaksi Jabatan

Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani mengingatkan tim Panitia Seleksi (Pansel) Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Tanjung Batu.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani saat diwawancara awak media. 

"Penilaian kompetensi diserahkan sepenuhnya kepada lembaga independen yang kami tunjuk. Panitia tidak melakukan intervensi atau penilaian tambahan di luar hasil UKK dan rekomendasi dari tim terkait," tegasnya.

Selanjutnya, hasil UKK akan dirapatkan oleh panitia seleksi, dan keempat kandidat dijadwalkan akan mengikuti wawancara terakhir dengan Bupati Belitung sebagai bagian dari proses akhir sebelum keputusan penetapan direktur diumumkan.
Jika proses seleksi berjalan lancar, ia memperkirakan hasil seleksi dapat diumumkan pada pekan pertama Mei mendatang. 

Sementara itu Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan, bahwa proses seleksi Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Hal ini disampaikan menanggapi sorotan publik terkait adanya salah satu calon direktur yang merupakan mantan narapidana kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

"Seleksi BUP sudah dijalani dengan prosedur yang berlaku, secara transparan dan akuntabel. Kita beri kesempatan kepada seluruh putra-putri Indonesia yang memenuhi syarat untuk mendaftar," ujar Djoni, Selasa (6/5).

Dari lima pelamar yang mendaftar, satu orang gugur karena tidak memenuhi batas usia. Dengan demikian, empat kandidat kini telah melewati tahapan seleksi yang melibatkan lembaga bersertifikasi.

Empat nama tercatat sebagai peserta seleksi, yakni Yudhi Irfani, Bayu Hangga Winata, Hartian Ramadhan dan Soni Kurniawan.
Terkait polemik salah satu kandidat yang merupakan eks napi tipikor, Bupati Djoni menegaskan bahwa selama tidak melanggar aturan perundang-undangan, semua kembali pada hasil penilaian panitia seleksi (pansel).

"Kalau persyaratan dalam perundang-undangan masih memperbolehkan, tinggal kita lihat kualitasnya. Penilaian tak hanya dari kemampuan, tapi juga integritas yang tercermin dari hasil wawancara," jelasnya.

Ia menambahkan, keputusan akhir akan sangat dipengaruhi oleh visi dan misi masing-masing calon. 

Pemerintah daerah, kata dia, tetap membuka berbagai kemungkinan pengelolaan BUP ke depan, termasuk opsi kerja sama atau pengelolaan mandiri.

"Yang pasti, kami bersama DPRD ingin BUP ini maju dan bisa berkontribusi positif bagi keuangan daerah," ujarnya.

Ketika ditanya soal kapan hasil seleksi akan diumumkan, Djoni menyebut kemungkinan besar hasil akhir akan disampaikan dalam bulan ini.

"Rekam jejak akan sangat mempengaruhi hasil akhir karena integritas memiliki bobot tinggi. Tapi saya tegaskan, tidak ada intervensi dalam proses ini. Saya pun sebagai bupati hanya menunggu hasil penilaian dari semua aspek," kata Djoni. (del)

 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved