Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Kriminal

Polisi Lumpuhkan Pria Mengamuk Bersenjata Tajam

Proses penangkapan pun berlangsung dramatis karena polisi sempat mengejar Luis hingga ke perkebunan kelapa sawit.

Tayang:
Editor: suhendri
Istimewa/Dok. Polres Bangka Barat
PENANGKAPAN PRIA BERSENJATA TAJAM - Aparat kepolisian dikerahkan untuk menangkap seorang pria yang mengamuk sambil membawa senjata tajam di Dusun Penegak, Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Senin (23/6/2025) malam. 

TEMPILANG, BABEL NEWS - Luis alias Daruis (27), warga Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, ditangkap polisi setelah mengamuk sambil membawa senjata tajam di Dusun Penegak, Desa Simpang Yul, Senin (23/6/2025) malam.

Proses penangkapan pun berlangsung dramatis karena polisi sempat mengejar Luis hingga ke perkebunan kelapa sawit.

Ps Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengatakan, Luis mengamuk karena dipicu cekcok dengan istrinya.

“Anggota kami bergerak cepat untuk merespons laporan masyarakat tentang adanya pelaku yang mengamuk dengan membawa parang," kata Yos kepada wartawan, Rabu (25/6/2025).

"Pelaku juga sempat merusak kendaraan warga dan mengancam keselamatan orang lain, kemudian melarikan mobil pikap yang dirampas dari warga," ujarnya.

Dalam proses penangkapan, lanjut Yos, Luis sempat terlibat kejar-kejaran dengan polisi dan warga.

Tim gabungan dari Polsek Tempilang, Polsek Kelapa, dan Satreskrim Polres Bangka Barat mencoba menghentikan pelarian Luis, namun ia tetap melarikan diri, bahkan nekat mengayunkan parang ke polisi.

Akhirnya, Luis masuk ke areal kebun kelapa sawit. Pengejaran pun dilakukan hingga ke wilayah perkebunan sawit PT Sawindo.

Yos menyebutkan, saat hendak melakukan penangkapan, polisi memberikan tembakan peringatan.

Namun, karena pelaku tetap melakukan perlawanan, dilakukanlah tindakan tegas berupa tembakan ke arah kaki kanan di bawah betis, hingga akhirnya pelaku terjatuh dan diamankan.

“Tindakan tersebut diambil sebagai langkah terakhir karena pelaku mengancam jiwa petugas dan berpotensi melukai masyarakat sekitar," katanya.

Lebih lanjut, Yos mengatakan, pelaku sudah dibawa ke puskesmas untuk perawatan luka dan kemudian diamankan di Mapolsek Kelapa untuk menghindari amukan massa.

“Karena hingga dini hari warga masih berjaga-jaga karena trauma atas aksi pelaku. Oleh karena itu, pelaku segera kami amankan ke tempat yang lebih kondusif,” ujarnya.

Yos menyebutkan, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengapresiasi kolaborasi tim gabungan dan masyarakat yang ikut membantu pengamanan sehingga  ketertiban tetap terjaga.

"Situasi di lokasi sudah terkendali dan kami pastikan tidak ada ancaman lanjutan. Kami juga imbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian," tutur Yos. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved