Selasa, 14 April 2026

Berita Pangkalpinang

20 Pelajar SLB di Bangka Belitung Ikut Pelatihan Housekeeping

Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik langsung sesuai standar industri perhotelan.

Editor: suhendri
Dokumentasi Lazismu Babel
BERFOTO BERSAMA - Para peserta pelatihan housekeeping bersertifikat BNSP bagi 20 siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Babel berfoto bersama. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel menyelenggarakan pelatihan tata gerha (housekeeping) bersertifikat BNSP bagi 20 siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Babel. 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (8/9/2025) tersebut merupakan bentuk nyata komitmen dalam memberdayakan penyandang disabilitas.

Pelatihan itu menghadirkan asesor bersertifikat nasional dan para peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Para peserta tidak hanya diberikan pengetahuan tentang teknis tata gerha, namun juga disiapkan agar lebih percaya diri, mandiri, dan siap bersaing di dunia kerja.

Perwakilan Lazismu Babel, Lili Febrianti, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan housekeeping bagi para pelajar SLB tersebut.

“Lazismu berkomitmen mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian siswa SLB karena kami percaya setiap anak memiliki potensi luar biasa yang layak dikembangkan,” kata Lili dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Kamis (11/9/2025).

Selain itu, apresiasi ditujukan kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi, termasuk dinas pendidikan, para guru dan pendamping, PT Dipintari Indonesia, serta Hotel Pia selaku mitra pelatihan.            

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju masa depan yang lebih mandiri dan berdaya bagi anak-anak SLB,” ujar Lili.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan munfiq yang telah memercayakan penyaluran zakat dan infak melalui Lazismu Babel. 

Pelatihan housekeeping tersebut mengombinasikan materi teori dan praktik lapangan yang mengacu pada standar industri perhotelan.

 Para peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai manajemen kebersihan kamar hotel, etika pelayanan, hingga penggunaan peralatan housekeeping modern.

Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik langsung sesuai standar industri perhotelan. (*/t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved