Berita Pangkalpinang
2.000 Rumah di Pangkalpinang Masuk Kategori Tak Layak Huni
Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, masih tergolong tinggi.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, masih tergolong tinggi.
Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), tercatat sekitar 2.000 rumah di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk kategori tidak layak huni.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Pangkalpinang M Belly Jawari mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan secara menyeluruh.
Belly menjelaskan, kategori rumah tidak layak huni bukan hanya dilihat dari kondisi fisik bangunan yang sederhana atau berbahan papan, namun dilihat pula kelengkapan fasilitas dasarnya.
"Orang mungkin berpikir rumah tidak layak huni itu identik dengan rumah papan. Padahal tidak selalu demikian,” katanya, Rabu (24/9/2025).
“Ada rumah yang sudah batako tetapi tidak punya dapur, septic tank, atau kamar mandi yang memadai. Bahkan ada dua sampai tiga rumah bergabung tetapi hanya ada satu kamar mandi. Itu juga masuk kategori tidak layak huni," lanjut Belly.
Ia menyebutkan, rumah tidak layak huni tersebut tersebar hampir merata di tujuh kecamatan di Pangkalpinang.
"Jumlahnya hampir merata di seluruh kecamatan, tidak ada yang paling banyak. Karena itu, penanganannya memang harus menyeluruh," ujar Belly.
Pemerintah daerah, lanjut dia, tidak bisa bekerja sendirian dalam menangani RTLH.
Dibutuhkan peran berbagai pihak, mulai dari Baznas, program corporate social responsibility CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan, hingga kolaborasi lintas sektor.
"Kami sangat membutuhkan peran seperti Baznas yang sudah ikut membantu, maupun dari CSR perusahaan-perusahaan di Pangkalpinang. Kolaborasi semua pihak ini penting dalam rangka pengentasan rumah tidak layak huni," tutur Belly.
"Dengan dukungan bersama, kita ingin masyarakat Pangkalpinang bisa menempati rumah yang layak, sehat, dan nyaman," katanya.
Bantuan Baznas
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang kembali menyerahkan bantuan rumah tinggal layak huni kepada warga yang membutuhkan.
Kali ini, penyerahan dilakukan di Kelurahan Masjid Jamik, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Rabu (24/9/2025).
| LKS dan FLS3N di Kantor Gubernur Babel, Ajang Penguatan Karakter Siswa |
|
|---|
| DLHK Babel Dorong Pemanfaatan Kolong Eks Tambang |
|
|---|
| Irjen Viktor Theodorus Sihombing: Terima Kasih Kombes Max Mariners |
|
|---|
| SMAN 5 Pangkalpinang Buka 3 Rombel, KBM untuk Sementara Menumpang di SMAN 3 |
|
|---|
| Jemaah Haji Pangkalpinang Pulang Mulai 11 Juni 2026, Jemput di Asrama Haji, Bukan Bandara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20250924_menyerahkan-bantuan-rumah.jpg)