Selasa, 21 April 2026

Berita Kriminal

Ayah Tiri Tega Tikam Anaknya

Seorang pemuda bernama Zelky Pratama (20) asal Tempilang, Bangka Barat, mengalami luka tusuk di bagian perut setelah diduga ditikam ayah tirinya.

Istimewa/ Polres Babar
LUKA TUSUK--Korban penganiayaan berat menunjuhkan luka tusukan, dibagian perut setelah diduga ditikam ayah tirinya sendiri, Zainuri (38), menggunakan senjata tajam, di Gang Rasyid, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Selasa (25/11/2025) malam. 

TEMPILANG, BABEL NEWS - Seorang pemuda bernama Zelky Pratama (20) asal Tempilang, Bangka Barat, mengalami luka tusuk di bagian perut setelah diduga ditikam ayah tirinya sendiri, Zainuri (38), di Gang Rasyid, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Selasa (25/11) malam. Korban mengalami luka tusuk namun dilaporkan selamat dan tidak meninggal dunia. Saat ini korban telah menjalani perawatan medis.

Ps Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan pelaku telah diidentifikasi dan sedang dalam pengejaran. Langkah-langkah penyelidikan dan upaya penangkapan terus dilakukan untuk memastikan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Peristiwa bermula ketika Heni, ibu korban sekaligus istri pelaku, sedang memarahi anaknya yang masih kecil. Pelaku yang saat itu tengah makan malam merasa tersinggung dan membanting piring hingga menimbulkan suara gaduh," kata Yos Sudarso, Rabu (26/11).

Kemudian, mendengar keributan tersebut, korban mendatangi lokasi dan berusaha menenangkan situasi serta membela ibunya. "Upaya korban justru memicu emosi pelaku yang kemudian mengambil pisau, diselipkan di pinggangnya dan langsung menusukkan ke bagian perut kanan korban," katanya.

Diakuinya, setelah melakukan penusukan, pelaku melarikan diri ke arah belakang rumah dan hingga kini belum ditemukan. "Korban masih sadar dan mengalami luka sedalam sekitar enam sentimeter segera dibawa keluarga bersama warga ke Puskesmas Tempilang," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari keterangan petugas medis, luka korban cukup serius dan terdapat kekhawatiran infeksi karena pisau yang digunakan dalam kondisi berkarat. "Jadi ini dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Sekaligus penganiayaan berat yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di bagian perut. Pelakunya adalah ayah tiri korban dan saat ini dalam pengejaran," jelasnya.

Yos Sudarso mengatakan, hubungan antara korban dan pelaku selama ini memang sering cekcok hingga terjadi pertengkaran. "Pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas Tempilang pernah melakukan mediasi beberapa kali. Pelaku dikenal sebagai pribadi tertutup dan tidak memiliki banyak interaksi dengan warga sekitar," katanya.

Ia memastikan, saat ini korban dan ibunya telah dibawa ke rumah keluarga di Dusun Bubung Tujuh, Desa Sangku, untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan. Keluarga korban masih bermusyawarah terkait langkah hukum selanjutnya.

"Kami tetap melakukan upaya pencarian terhadap pelaku dan meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan yang bersangkutan agar segera melapor ke Polsek Tempilang atau Polres Bangka Barat," tegasnya.

Menurutnya, penanganan kasus kekerasan berjalan sesuai prosedur. Polres Bangka Barat bakal menindak tegas setiap bentuk kekerasan dalam rumah tangga. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved