Senin, 20 April 2026

Berita Belitung Timur

TPST 3R KSM Pelite Mempaya Raih Juara II Tingkat Provinsi Babel 2025

TPST 3R KSM Pelite terus menempuh perjalanan panjang, termasuk menyadarkan warga tentang pentingnya memilah sampah. 

Editor: suhendri
posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
TPST - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce-Reuse-Recycle (TPST 3R) KSM Pelite, Desa Mempaya, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur. 

DAMAR, BABEL NEWS - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce-Reuse-Recycle (TPST 3R) KSM Pelite Desa Mempaya, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, berhasil meraih juara II TPST 3R Terbaik se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025.

Yoni, Kepala TPST 3R KSM Pelite Desa Mempaya, mengatakan, prestasi tersebut bukan sekadar capaian, namun juga amanah. 

“Bersyukur berkat dan titipan. Kami juga tidak menyangka karena kami berjalan seperti biasanya,” kata Yoni kepada Pos Belitung, Kamis (27/11/2025).

Yoni menceritakan, sejak berdiri pada 2015, TPST 3R KSM Pelite terus menempuh perjalanan panjang, termasuk menyadarkan warga tentang pentingnya memilah sampah. 

Kini, kata dia, masyarakat makin menerima dan bahkan menyambut baik upaya pengelolaan sampah tersebut.

“Kami belum ada pemungutan biaya, tetapi tidak sedikit juga warga yang membayar secara sukarela kepada pengangkut sampah,” ujar Yoni.

Di balik pencapaian itu, terdapat tim kecil yang solid, dua pengangkut sampah, dua petugas pemilah, serta tiga pengurus inti yang ditotal sebanyak tujuh orang yang setiap hari bekerja memastikan sampah warga tidak sekadar dibuang, tetapi diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Setiap Senin, Rabu, dan Sabtu, dua motor beserta dua petugas berkeliling menjemput sampah di rumah-rumah warga.

Sampah kemudian dibawa ke TPS dan langsung dipilah. 

Sampah organik diolah menjadi kompos, sedangkan sampah nonorganik dijual atau diolah kembali menjadi barang yang memiliki nilai. Hanya sedikit residu yang akhirnya dibuang ke TPA Trafo Mayang.

“Kami mengusahakan seminim mungkin sampah yang akhirnya kami buang ke TPA,” kata Yoni.

Namun, lanjut Yoni, tantangan tetap ada. Dari hampir 600 warga di Desa Mempaya, baru sekitar 60 warga yang memiliki tong sampah sendiri.

Pemerintah Desa Mempaya melalui APBDes berencana menambah pengadaan tong sampah agar pengelolaan lingkungan makin merata.

Yoni berharap, ke depan TPST 3R KSM Pelite dapat memperkuat fasilitas, terutama dengan hadirnya mesin pencacah untuk mempercepat dan memaksimalkan proses pengolahan sampah. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved