Berita Bangka
SDN 21 Sungailiat Bangka Raih Adiwiyata Nasional dan Mandiri 2025
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Sungailiat, Kabupaten Bangka, meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri tahun 2025.
SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Sungailiat, Kabupaten Bangka, meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam acara penganugerahan di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Penghargaan diterima oleh Kepala SDN 21 Sungailiat, Mesy.
Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang dinilai konsisten mengintegrasikan perilaku ramah lingkungan dalam kebijakan, kurikulum, dan aktivitas belajar, serta mampu mengelola sarana prasarana dengan prinsip keberlanjutan.
Tahun ini ditetapkan 721 sekolah sebagai penerima penghargaan Adiwiyata Nasional.
Adapun penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri diberikan kepada 258 sekolah. SDN 21 Sungailiat menjadi salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut.
“Tahun ini, SDN 21 Sungailiat dari Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, masuk daftar penerima penghargaan tingkat nasional,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka Boy Yandra kepada Bangka Pos, Jumat (12/12/2025).
Dia menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa gerakan peduli lingkungan di sekolah bukan sekadar formalitas.
Program Adiwiyata merupakan langkah mendasar membangun generasi yang peka terhadap isu ekologis dan bagaimana memaknai lingkungan bersih sangat penting bagi semua siswa.
“Pencapaian ini menunjukkan komitmen seluruh elemen pendidikan di kabupaten dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini,” ujar Boy.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Ismir Rachmaddinianto, mengatakan, selama ini pihaknya rutin melakukan pendampingan dan evaluasi bagi sekolah-sekolah Adiwiyata, dari tingkat kabupaten hingga persiapan menuju provinsi dan nasional.
“Pemerintah daerah menargetkan lebih banyak sekolah bisa naik tahap hingga memperoleh predikat Adiwiyata Mandiri,” ujar Ismir.
Ia mengatakan, Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) menjadi fondasi upaya memperluas budaya sadar lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Bangka.
“DLH mengajak masyarakat ikut menguatkan inisiatif tersebut agar kabupaten dapat berkembang sebagai kawasan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Ismir. (u2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Dok-Dindikpora-Bangka.jpg)