Berita Belitung
Fithrorozi: Eks Sekolah Kuomintang Baru Diduga Cagar Budaya
Fithrorozi menegaskan bangunan eks Sekolah Kuomintang berstatus objek diduga cagar budaya (ODCB).
TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, Fithrorozi, menegaskan, bangunan eks Sekolah Kuomintang berstatus objek diduga cagar budaya (ODCB).
"Sebenarnya itu baru diduga dan belum masuk daftar objek cagar budaya. Jadi baru dalam tahap awal," kata Fithrorozi, Minggu (4/1/2026).
Dia menjelaskan, bangunan cagar budaya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010. Menurutnya, undang-undang tersebut disusun dengan semangat cagar budaya dapat menyejahterakan masyarakat.
Di dalamnya definisikan cagar budaya terdapat struktur, objek, dan lokasi.
"Pada komponen itu, mungkin yang lebih tepatnya adalah struktur untuk eks Sekolah Kuomintang," ujar Fithrorozi.
Sebelumnya diberitakan, sisa bangunan eks Sekolah Kuomintang di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kembali menjadi sorotan.
Wacana perobohan struktur bangunan tua yang berada tepat di depan Belitung Mampau Food Court itu memantik pro dan kontra di tengah masyarakat.
Wacana perobohan bangunan eks Sekolah Kuomintang menuai pro dan kontra warganet.
Sisa bangunan berdinding putih itu dianggap menutupi gedung Belitung Mampau Food Court yang menjadi pusat UMKM di Belitung.
Dari depan, bangunan tersebut kini hanya menyisakan dinding beton setengah badan, dua jendela kayu berwarna hijau kusam, serta pintu berlubang dimakan usia.
Dua tiang beton berukir huruf Tionghoa di pintu masuk kendaraan masih berdiri kokoh, menjadi penanda sejarah yang tersisa.
TACBN bereaksi
Fithrorozi mengungkapkan, viralnya pemberitaan soal wacana pembongkaran eks Sekolah Kuomintang juga memancing reaksi Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN).
Ia menyebut, TACBN sempat mempertanyakan status dari sisa bangunan tersebut.
"Versi TACBN, kalau sudah teregistrasi, perlakuan antara objek diduga dengan cagar budaya itu sama. Jadi pasal perlindungan, pengelolaan, dan pemanfaatannya sama," kata Fithrorozi.
Bidang kebudayaan sendiri, lanjut dia, tetap akan memfasilitasi aspirasi berbagai pihak, termasuk pada eks Sekolah Kuomintang yang saat ini memiliki dua versi pemanfaatan antara mempertahankan atau membongkar.
| Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah |
|
|---|
| Kasus Dugaan Penipuan di Keciput Masuk Babak Baru, Mantan Kades Dititip di Lapas Tanjungpandan |
|
|---|
| Prevalensi Stunting di 5 Desa Beltim di Atas Target 15,38 Persen, Renggiang Tertinggi |
|
|---|
| 178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026 |
|
|---|
| Beltim Sediakan Kuota 3.221 Siswa SD/MI dan 2.439 Siswa SMP/MTs di SPMB 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260102-Penampakan-bangunan-eks-Sekolah-Kuomintang.jpg)