Minggu, 7 Juni 2026

Berita Belitung

Marzuki: Tidak Ada Pemotongan TPP ASN

Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan tidak ada pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Tayang:
Posbelitung.co
Sekda Kabupaten Belitung Marzuki. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan tidak ada pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada APBD tahun anggaran 2026. Meski adanya kebijakan efisiensi anggaran akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Belitung, Marzuki menegaskan, TPP ASN tetap dibayarkan penuh sesuai ketentuan yang berlaku. "Alhamdulillah, Pemda kita tidak ada pemotongan TPP dari APBD tahun 2026," ujar Marzuki, pada Kamis (29/1). 

Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki strategi tersendiri dalam mengelola keuangan daerah agar tetap stabil di tengah keterbatasan fiskal. "Kita punya strategi masing-masing dalam mengelola keuangan daerah," katanya.

Namun, ia mengakui, efisiensi anggaran tetap dilakukan di berbagai sektor, sebagai dampak dari pemotongan dana transfer pusat ke daerah. "Tapi memang semuanya tetap ada efisiensi di segala bidang, karena dampak dari pemotongan dana transfer pusat," jelasnya.

Menurut Marzuki, kepastian tidak adanya pemotongan TPP tersebut berlaku pada APBD induk 2026. Sementara untuk APBD Perubahan, pemerintah daerah masih akan melihat perkembangan kondisi keuangan. "Ini kondisi untuk di APBD induk, kalau untuk di APBD perubahan kita lihat sikonnya," ungkapnya.

Dirinya juga berharap kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat terus ditingkatkan, seiring dengan tantangan fiskal yang dihadapi daerah. "Oleh sebab itu, kami harapkan kinerja semua OPD bisa lebih ditingkatkan menjadi lebih baik," katanya.

Ia menambahkan, sesuai arahan Bupati Belitung, seluruh OPD diminta untuk terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai solusi utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan. "Berdasarkan arahan dari bupati, kami diminta terus berusaha menaikkan PAD. Karena dalam kondisi seperti saat ini, PAD menjadi solusinya," pungkas Marzuki. (dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved