Kamis, 23 April 2026

Berita Kriminal

Pelaku Pencurian Terjebak di Ruangan Kepala Sekolah

Tersangka kasus dugaan pencurian di SMP Muhammadiyah Mentok, Bangka Barat, diamankan oleh pihak sekolah, Rabu (22/4) pagi.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso. 

MENTOK, BABEL NEWS - Tersangka kasus dugaan pencurian di SMP Muhammadiyah Mentok, Bangka Barat, diamankan oleh pihak sekolah, Rabu (22/4) pagi. Tersangka berinisial IJ (25) warga Kecamatan Mentok ini, tertangkap setelah tak bisa keluar dari ruangan kepala sekolah karena kehilangan kunci, dan akhirnya tertidur di dalam ruangan tersebut.

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Selasa (21/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Aksi pelaku ini berawal dari Musala SMP Muhammadiyah Mentok.

"Di mana pelaku saat itu, berhasil mengambil satu unit amplifier warna hitam yang diduga hendak dicuri. Setelah mengambil itu, pelaku mencoba beberapa kunci yang ditemukan di musala dan di luar ruangan. Ternyata bisa membuka pintu ruangan kepala sekolah," kata Yos Sudarso.

Setelah berhasil membuka kunci ruangan kepala sekolah, tersangka IJ masuk ke dalam ruangan dan terkunci hingga tertidur di dalam ruangan hingga akhirnya ditangkap, pada pagi harinya. "Di ruangan kepala sekolah itulah si pelaku ini membawa barang bukti dan mencoba mencari, kunci-kunci yang lain. Pelaku menemukan beberapa kunci, jadi kunci awal dikumpulkan disatukan oleh tersangka," katanya.

Ketika menyatukan semua kunci tersebut, tersangka tak tahu lagi kunci mana yang dapat membuka kunci pintu ruangan kepala sekolah. Hingga akhirnya, mencoba setiap kunci, namun tak bisa, hingga frustasi dan tertidur di dalam ruangan.

"Ia berusaha membuka kembali pintu kunci ruangan, dengan kunci yang telah ditemukan. Setelah itu karena frustasi, mencoba beberapa kunci tidak berhasil membuka pintu. Tersangka frustasi dan tertidur hingga pagi di dalam ruangan," jelasnya.

Dari keterangan yang didalami, tersangka diketahui sempat mengkonsumsi narkoba. Sehingga tak dapat berpikir untuk keluar dari dalam ruangan tersebut. "Padahal dari keterangan anggota di ruangan terdapat jendela, kalau mau keluar. Tetapi tidak bisa ia pikirkan, hasil introgasi tersangka sempat konsumsi narkoba, dan karena frustasi pengaruh narkoba tersangka tertidur dan ditemukan pagi harinya saat membuka ruangan kepala sekolah," ujarnya.

Yos Sudarso mengimbau, masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. "Kami pastikan setiap pengaduan masyarakat bakal kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional, sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat," katanya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved