Selasa, 19 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

BKPRMI Bangka Selatan Wisuda 1.804 Santri TPA

Sebanyak 1.804 anak mengikuti wisuda Tahfidz ke-V dan wisuda Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA) ke-XXII yang digelar di GOR Junjung Besaoh.

Tayang:
Bangkapos.com
WISUDA SANTRI TPA -Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid ketika mewisuda santri yang baru lulus dari TPA di GOR Junjung Besaoh, Senin (18/5). Total ada 1.804 orang santri yang diwisuda oleh BKPRMI setempat. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Sebanyak 1.804 anak mengikuti wisuda Tahfidz ke-V dan wisuda Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA) ke-XXII yang digelar di GOR Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan, Senin (18/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi Qurani sekaligus memberantas buta aksara Al-Qur'an sejak usia dini.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengatakan terdapat 1.804 anak yang dilakukan wisuda oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat. "Alhamdulillah tadi acaranya prosesnya pun berjalan lancar," kata Riza Herdavid, Senin (18/5).

Riza Herdavid mengakui, wisuda santri bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap proses belajar anak-anak di TPA masing-masing. Para santri yang diwisuda dinilai telah menunjukkan kesungguhan dalam mempelajari dan memahami Al-Qur'an melalui pembinaan yang dilakukan para ustaz dan ustazah. 

Pemerintah daerah menargetkan ilmu yang telah diperoleh para santri dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal di masa depan. Ke depan seluruh wisudawan dan wisudawati harus mampu memberikan dampak positif bagi agama, keluarga, masyarakat, hingga bangsa dan negara. 

"Semoga wisudawan dan wisudawati ini betul-betul memberikan efek, dampak, dan manfaat terhadap agama, orang tua, bangsa, dan negara," jelasnya.

Melalui wisuda santri pemerintah ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa BKPRMI memiliki komitmen dalam mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur'an. Keberadaan TPA selama ini memiliki peran penting dalam membantu pendidikan karakter anak-anak di luar lingkungan sekolah formal. 

Pemerintah daerah berharap sinergi antara BKPRMI, pemerintah, guru TPA, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar pembinaan keagamaan berjalan berkelanjutan. "Lewat wisuda santri ini kami ingin menunjukkan bahwa BKPRMI berkomitmen mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur'an," ucapnya.

Riza Herdavid turut mengingatkan para santri agar tidak berhenti belajar agama setelah mengikuti prosesi wisuda. Ia meminta para orang tua tetap memberikan pendampingan dan pembimbingan kepada anak-anak agar semangat mempelajari Al-Qur'an terus terjaga. "Jangan sampai setelah wisuda semangat dalam belajar Al-Qur'an justru melemah," pungkas Riza Herdavid(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved