Berita Pangkalpinang
Gubernur Babel Minta PKS Beli Sawit dengan Harga Normal, Hidayat: Yang Nakal Akan Ditindak
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyatakan akan bertindak tegas apabila menemukan pabrik atau perusahaan kelapa sawit nakal.
"Jika ditemukan PKS yang membeli TBS tidak sesuai ketentuan, identifikasi PKS-nya siapa, statusnya bagaimana, termasuk afiliasi jaringannya. Laporkan ke Kementan," ujar Sudaryono.
Jika ada PKS yang kedapatan melanggar aturan tata kelola harga ini bisa terancam sanksi.
"Jika ada pelanggaran tentu ada sanksi administratif dan juga pencabutan izin. Jika ada pelanggaran hukum, tentunya Kementan akan menggandeng Satgas Pangan," tutur Sudaryono.
Langkah tegas ini diambil guna melindungi kesejahteraan petani sawit dan menjaga harga TBS tetap stabil dengan mekanisme pasar yang transparan.
Harga pokok produksi (HPP) TBS sawit di setiap daerah berbeda-beda karena ditetapkan berdasarkan pada kesepakatan stakeholder, termasuk pemerintah daerah, dan diatur berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2024.
Belakangan ini para petani sawit rakyat mulai mengeluhkan adanya penurunan harga beli TBS sawit menyusul kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang membentuk badan ekspor sawit melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).
Sudaryono menilai banyak petani rakyat yang tidak mengetahui secara pasti soal kebijakan baru ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah melalui PT DSI.
"Kejadian ini adalah adanya efek psikologis, kekhawatiran, ketidakpastian, dan ketidaktahuan atas kebijakan baru ekspor satu pintu oleh PT DSI sebagai pengelola dan pengawas kegiatan ekspor sumber daya alam salah satunya adalah komunitas sawit," kata Sudaryono, Selasa (26/5/2026).
Secara garis besar, Sudaryono menegaskan, DSI tidak akan mengambil keuntungan apa pun dalam kebijakan baru ekspor CPO ini.
DSI hanyalah mengelola kegiatan administrasi dari proses ekspor tanpa mengambil untung dari proses ekspor tersebut.
"Jadi ini kan kekhawatiran seolah-olah nanti gimana ya, gimana ya, gimana ya. Kekhawatiran itu bisa dihilangkan dan kegiatan usaha bisa berjalan sebagaimana mestinya," ujar Sudaryono.
Pemerintah akan memberikan arahan kepada para pemilik pabrik kelapa sawit agar tidak menurunkan harga beli TBS dari petani rakyat.
Mulai bernapas lega
Harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Bangka Selatan kembali mengalami kenaikan per Jumat (29/5/2026).
Kenaikan harga tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi petani sawit setelah sebelumnya harga sempat melemah selama beberapa hari terakhir.
Kenaikan harga tercatat terjadi di sejumlah pabrik kelapa sawit dengan penambahan mencapai Rp150 per kilogram atau hampir tujuh persen dibanding harga sebelumnya.
| Wali Kota Pangkalpinang Ingatkan Pemuda Terapkan Nilai-nilai Pancasila |
|
|---|
| Hari Ini Kelulusan Siswa SD-SMP di Pangkalpinang Diumumkan Secara Daring Mulai Pukul 10.00 WIB |
|
|---|
| Bank Sumsel Babel Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Dua Provinsi |
|
|---|
| PLN UIW Babel Distribusikan 1.200 Paket Daging Kurban |
|
|---|
| Lapas Narkotika Bagikan Daging Kurban ke Warga Binaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20260507_Hidayat-Arsani.jpg)