Breaking News:

Berita Kriminalitas

Pelaku Pembunuhan Pengantin Baru di Toboali Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana,Terancam Hukuman Mati

Masih ingat kasus Ella Andini korban pembunuhan pengantin baru di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi  yang dibunuh oleh suaminya M Rafly.

Editor: nurhayati
Facebook/Bangkapos.com/Yuranda
Anggota Polres Bangka Selatan, mengindentifikasi mayat Ella Andini, dari Kediamannya di RT 5 RW 6, Kelurahan Teladan, Toboali Bangka Selatan, Rabu (20/10/2021) dan foto korban bersama suaminya. 

BABELNEWS.ID -- Masih ingat kasus Ella Andini korban pembunuhan pengantin baru di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi  yang dibunuh oleh suaminya M Rafly.

Saat ini kasus tersebut dalam penanganan pihak Kejaksaan Negeri Bangka Selatan.

Ella Andini (24) sang pengantin baru ditemukan tewas di dalam kamar dalam kondisi tanpa busana. Sadisnya sebelumnya membunuh istrinya M Rafly sempat melakukan hubungan intim dengan Ella.

M Rafly (21) pelaku pembunuhan yang merupakan suami Ella Andini bersama temannya Apoy  terancam hukum mati.

Ancaman hukuman tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel), Dody P Purba, seizin Kajari Basel Mayasari, Senin (8/11/2021) siang.

Baca juga: Penambang di Kolong Jembatan 12 Tak Jera, Razia Sering Bocor, Kapolres Akui Ada Oknum Nakal

Baca juga: Brakkk, Truk Box Tabrak Truk Antre BBM di Depan Polsek Pangkalanbaru, Diduga Sopir Mengantuk

Menurut Dody,  pasal yang disangkakan terhadap tersangka M Rafly yang merupakan suami Ella Andini, diancam pasal primer 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP.

Sedangkan, untuk Verry Handoko alias Apoy, diancam pasal primer 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 2 KUHP, subsider pasal 338 KUHP juncto pasal 55 ayat 2 KUHP.

"Dimana Verry Handoko alias Apoy ini diduga sebagai orang yang menganjurkan tindak pidana kepada M Rafly," kata Dody.

Ancaman untuk kedua tersangka ini paling maksimal hukum mati, seumur hidup, dan paling lama hukuman penjara  20 tahun.

"Artinya penyidik menyatakan pembunuhan berencana, dengan memasang pasal 340 KUHP. Yang mana di pasal tersebut ancaman maksimal hukum mati, seumur hidup dan penjara paling lama 20 tahun," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved