Berita Bangka Tengah

Kejari Bangka Selatan Blender 32,79 Gram Sabu

Kejari Bangka Selatan memusnahkan barang bukti hasil sitaan dari perkara narkotika hingga tindak pidana umum lainnya.

Bangka Pos/Adi Saputra
PEMUSNAHAN - Pihak Kejari Basel bersama Polres dan BNNK saat melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana di wilayahnya, Rabu (31/8). 

TOBOALI, BABEL NEWS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan memusnahkan barang bukti hasil sitaan dari perkara narkotika hingga tindak pidana umum lainnya di Halaman Kejari Basel, Rabu (31/8). Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara diblender, dibakar, hingga di gerinda ini, terdiri dari narkotika, senjata tajam, handphone dan beberapa barang lainnya.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (BP3R) Kejari Basel, Deddy Faisal mengatakan, total barang bukti ini berasal dari 24 perkara. Di antaranya, 10 perkara narkotika dan 14 perkara tindak pidana umum lainnya.

"Barang bukti narkotika jenis sabu yang dimusnahkan sebanyak kurang lebih 32,79 gram, sedangkan untuk pidana umum lainnya ada seperti sajam," kata Deddy.

Diakuinya, di tahun 2022 ini, Kejari Basel sudah dua kali melakukan pemusnahan barang bukti. "Tepatnya pada awal tahun dan sekarang. Dari 24 perkara ada 25 orang terpidana yang kasusnya sudah inkrah ditangani Kejari Basel," tambahnya.

Ia memastikan, kegiatan serupa juga akan terus dilaksanakan jajarannya. "Masih ada barang bukti yang belum selesai perkaranya, kami tetap akan lakukan lagi pemusnahan barang bukti pada akhir tahun nanti," jelasnya.

Kasi Intelejen Kejari Basel, Michael Yandi Panghutan Tampubolon juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh menggunakan narkotika. "Banyak hal yang harus kita lakukan untuk bersama-sama memberantas maupun membasmi peredaran narkotika ini, terutama kita memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat bahayanya narkotika," ungkap Michael Yandi.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Polres Basel, BNNK, dan perwakilan guru serta peserta didik SMKN 1 Toboali. (v1)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved