Kabar Pangkalpinang

Milenial Dominasi Investasi Pasar Modal

Mendominasinya angka partisipasi kaum milenial di Bangka Belitung yang berinvestasi di instrumen pasar modal.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Suasana Media gathering Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kepulauan Bangka Belitung. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Geliat investasi bagi kaum milenial di Bangka Belitung terus tumbuh. Hal ini juga dibuktikan dengan mendominasinya angka partisipasi kaum milenial di Bangka Belitung yang berinvestasi di instrumen pasar modal.

Cornelia (21), satu diantara mahasiswa yang tertarik dan memilih berinvestasi. Meski baru memulai sekitar satu bulan yang lalu, ia mengaku berinvestasi menjadi langkah awal sebagai tabungan di masa depan.

"Awal saya tertarik investasi ini baca-baca berita dan ikut berbagai seminar dan lihat peluangnya lumayan apalagi untuk tabungan di masa depan. Karena untuk investasi ini juga bisa dimulai dari Rp100 ribu," ucap Cornelia kepada Bangka Pos Group, Senin (21/11).

Meski baru tergabung di instrumen pasar modal, ia menyebut telah menerima bukti nyata akan hasil investasi.
Bahkan ia mengaku, banyak informasi yang diketahui, khususnya perjalanan pasar, pergerakan pasar dan perekonomian.

"Dalam berinvestasi ini kita bisa melihat dan membaca saham karena ada yang nilainya murah dan ada juga yang sedang atau tinggi. Dan Alhamdulillah saat ini meski baru bergabung sudah ada investasi masuk Rp9.000," kata Cornelia.

Ia menyebut, sebelum terjun berinvestasi berbagai pertimbangan pemilihan jenis investasi dilakukan agar tepat sasaran.

"Jadi memang untuk memulai investasi ini banyak yang dipertimbangkan agar terhindar dari investasi yang bodong, terutama melihat pergerakan saham yang akan diinvestasi dan ada atau tidaknya pengawasan OJK," ucapnya.

Sementara itu hasi dari berinvestasi juga dirasakam oleh Mita (25), yang kurang lebih sudah tujuh bulan bergabung investasi di pasar instrumen modal.

Menurutnya, investasi menjadi langkah awal sebagai tabungan di masa yang akan datang.

"Memang investasi ini berproses, lama kelamaan juga akan terlihat hasilnya. Dan ini menjadi langkah awal kita menabung di masa muda," ucapnya.

Tren investasi di Bangka Belitung terus meningkat, hal ini pun tercatat sekitar 11 ribu investor milenial dengan rentang usia 25 - 40 tahun di Bangka Belitung yang berinvestasi di instrumen pasar modal.

Penanggung jawab (Pj) Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Bangka Belitung Fahmi Al Kahfi menuturkan, angka investor yang tercatat saat ini khususnya periode September ke Oktober 2022, terjadi peningkatan hingga 300 lebih investor.

Bahkan dia menyebut, jumlah aset investor milenial di Bangka Belitung yang berinvestasi di intrumen saham dan selain saham di pasar modal Indonesia sekitar Rp500 miliar.

"Saat ini kita lihat ada peningkatan minat investasi di kalangan masyarakat. Dan belakangan ini generasi milenial memang tengah familiar dengan investasi, apapun bentuknya, termasuk di pasar modal sendiri didominasi oleh anak muda," Kata Fahmi.

Dikatakan Fahmi, terkait keamanan berinvestasi sampai saat ini instrumen investasi di pasar modal terbilang aman dan terjangkau, karena dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun dalam berinvestasi dia mengungkapkan, ada hal yang perlu diperhatikan dan harus tahu jenis apa saja yang legal di Indonesia, termasuk memahami 3P yaitu Paham, Punya, Pantau.

"3P atau Paham, Punya, Pantau, karena formula ini yang bisa kita pakai untuk antisipasi terjerat investasi bodong," ujar Fahmi.
Fahmi menyebut, syarat untuk menjadi investor di pasar modal cukup mudah yang pertama adalah wajib memiliki e-KTP yang sudah terintegrasi oleh Dukcapil, memiliki rekening tabungan dan NPWP jika ada. (t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved