Kantor Imigrasi Pangkalpinang Bakal Buka Konsultasi Pelayanan Keimigrasian

Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pangkalpinang akan membuka konsultasi pelayanan keimigrasian

Editor: suhendri
Bangka Pos/Sela Agustika
PELAYANAN PASPOR - Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pangkalpinang memberikan pelayanan pembuatan paspor kepada warga, Rabu (28/12/2022). Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang menghasilkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp7,4 miliar di tahun ini. Penyumbang terbesar PNBP tahun 2022 tersebut adalah penerbitan paspor. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pangkalpinang akan membuka konsultasi pelayanan keimigrasian. Konsultasi ini nantinya difokuskan pada masalah keimigrasian yang dialami warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA).

"Jadi, sebelum mereka (WNA maupun WNI--red) mengajukan permohonan pelayanan keimigrasian, mereka bisa konsultasi ke kita," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Wahyu Wibisono, Sabtu (21/1/2023).

Selain itu, pihaknya akan kembali melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah di Pulau Bangka. Tujuannya memberi wawasan mengenai tugas dan fungsi keimigrasian kepada para siswa. Dengan demikian, para pelajar akan memperoleh pengetahuan mengenai paspor, kegunaan paspor, dan hak-hak apa saja yang diperoleh selama memiliki paspor sehingga mereka memiliki gambaran jika ingin ke luar negeri.

"Misalkan mau ke luar negeri atau melanjutkan kuliah atau bekerja, mereka tahu apa saja yang menjadi hak dan kewajiban selaku warga Indonesia, terutama dalam memegang paspor, menjaga paspor jangan sampai rusak segala macam ataupun hilang," tutur Wahyu.

Politeknik Imigrasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang juga akan mengenalkan Politeknik Imigrasi kepada para pelajar di Pulau Bangka. Melansir dari laman resminya, Politeknik Imigrasi (Poltekim) adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM yang menyelenggarakan pendidikan profesional kedinasan.

Politeknik Imigrasi atau Poltekim didirikan pada 1962 dan didirikan kembali pada tahun 2000. Politeknik melatih individu untuk bekerja dalam pekerjaan pemerintah di bidang imigrasi, baik untuk ditempatkan di kantor imigrasi di seluruh Indonesia atau di unit imigrasi di perwakilan luar negeri Indonesia. Selama mengenyam pendidikan di Poltekim, diarahkan pada penerapan keahlian, dan ilmu pengetahuan di bidang keimigrasian.

Poltekim sebelumnya dikenal dengan nama Akademi Imigrasi (AIM). Poltekim makin diminati karena kepastian mendapatkan kerja setelah lulus. Selain itu, Politeknik Imigrasi tidak membebankan biaya pendidikan kepada mahasiswa sedikit pun. Seluruh biaya kuliah ditanggung pemerintah melalui APBN.

Setelah menyelesaikan studi dari Poltekim bisa bekerja di Direktorat Jenderal Imigrasi, Kantor Imigrasi maupun Bandar Udara yang tersebar di seluruh daerah Indonesia.

Program Studi Politeknik Imigrasi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan vokasi dan/atau profesional yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar taruna taruni dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan sasaran. Studi program yang ditawarkan oleh Politeknik Imigrasi meliputi jenis dan jenjang pendidikan dengan tingkat berdasarkan kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. (u1/Kompas.com)

Sumber: Bangka Pos

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved