Banjir Rob Kembali Genangi Wilayah Kelurahan Opas Indah, Meti Hanya Bisa Pasrah

Warga yang rumahnya terendam hanya bisa pasrah menunggu air bah tersebut surut.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
GENANGAN BANJIR ROB - Banjir rob kembali menggenangi wilayah Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang, Rabu (25/1/2023). Warga yang rumahnya terendam hanya bisa pasrah menunggu air bah tersebut surut. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Banjr rob kembali menggenangi wilayah Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang, Rabu (25/1/2023). Warga yang rumahnya terendam hanya bisa pasrah menunggu air bah tersebut surut.

"Hanya bisa pasrah, mata pencarian kami dekat sini," kata Meti (42), salah satu warga setempat, Rabu (25/1/2023).

Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam menghadapi banjir rob yang rutin terjadi setiap tahun tersebut. "Untuk barang-barang sudah saya kemas sejak awal bulan kemarin, barang penting elektronik sudah naik ke atas. Kami sudah biasa setiap awal tahun seperti ini," ujar Meti.

Ia juga mengaku tidak berniat pindah rumah ke daerah lain. "Mau bagaimana lagi, kami mencarinya (mencari penghasilan--red) dekat sini, suami nelayan kadang kerja yang lain juga. Kami sejak awal di sini ya di sinilah, hanya bisa menunggu nanti sore air surut," tuturnya.

"Kalau (rumah) bagian depan tidak tergenang lagi, tetapi kalau dapur sejak seminggu kemarin enggak surut-surut sampai betis airnya karena dapur kami memang rendah," kata Meti.

Dia hanya bisa berharap hujan deras tidak mengguyur Pangkalpinang beberapa hari terakhir. Sebab, jika datangnya banjir rob disertai hujan lebat, air yang menggenangi rumahnya akan makin tinggi.

BPBD siaga

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan, banjir rob diperkirakan masih akan berlangsung hingga 28 Januari 2023.

Mikron menyebut, saat ini ketinggian banjir rob rata-rata berkisar 20-50 cm. "Kita antisipasi dan siap siaga dengan tanggal 28 Januari nanti, dengan mengacu pada deteksi dini yang diprediksi oleh BMKG. Tetapi, siaga ini akan terus berlangsung selama musim penghujan ini yang diperkirakan puncaknya akhir Januari dan berakhir di Februari," katanya, Rabu (25/1/2023).

Mikron juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan di masa-masa seperti ini.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi banjir rob di wilayah Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang, masih cukup tinggi hingga 28 Januari 2023.

"Puncak penghujan masih akan berlangsung hingga pertengahan Februari, hingga periode tersebut potensi hujan sedang-lebat masih cukup tinggi. Namun, untuk potensi banjir rob tidaklah sebesar periode 20-28 Januari karena setelah tanggal 28 Januari, periode waktu terjadinya pasang maksimum diprakirakan akan bergeser," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Depati Amir Pangkalpinang, Kurniaji, Selasa (24/1/2023).

Adapun tinggi gelombang laut, kata Kurniaji, diprediksi bakal terjadi kenaikan yang cukup signifikan pada dua hari ke depan. Tinggi gelombang di perairan Selat Bangka dan Selat Gelasa berpotensi mencapai maksimum 1,5-2 meter (kategori sedang), perairan utara Bangka dan Selat Karimata 2-2,5 meter (kategori sedang), dan perairan Selatan Bangka 2,5-3 meter (kategori tinggi).

Kurniaji menyebutkan, gelombang laut tidak terlalu berpengaruh pada banjir rob. Fenomena pasang surut air lautlah yang berpengaruh lebih besar pada banjir rob.

"Hingga akhir Januari hujan ringan-sedang diprakirakan masih akan terus berlangsung pada periode dini hingga pagi hari, dilanjutkan siang hingga sore hari. Senada dengan hujan, berdasarkan data dari Boost Center DKP Provinsi Babel, kenaikan pasang pesisir yang cukup krusial juga diprakirakan terjadi pada periode yang hampir sama yaitu pada periode pukul 04.00 sampai dengan 09.00 WIB," tutur Kurniaji.

Hal tersebut, lanjut dia, membuat BMKG bekerja sama dengan stakeholder kebencanaan mengumumkan bahwa potensi banjir rob masih cukup tinggi di wilayah Babel, khususnya Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka, Kota Pangkalpinang, dan Kabupaten Belitung Timur hingga akhir Januari 2023. (t2)

Sumber: Bangka Pos

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved