Berita Bangka Barat

Sudah Dibahas di Rapat Pj Gubernur dan Kementerian, Bangka Barat Fokus Bangun Tanjungular

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan lebih fokus dalam melakukan pembangunan kawasan industri Pelabuhan Tanjungular.

Bangka Pos/Yuranda
PROSES PEMBANGUNAN - Kondisi Pelabuhan Tanjung Ular, Desa Airputih, Kecamatan Muntok, Babar, yang sedang dalam proses pembangunan, Minggu (3/7). 

MUNTOK, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan lebih fokus dalam melakukan pembangunan kawasan industri Pelabuhan Tanjungular, di Desa Airputih, Kecamatan Muntok. Bahkan, rencana pembangunan kawasan industri itu telah dibahas di rapat bersama Penjabat (Pj) Gubernur Babel serta pihak kementerian.

"Dalam waktu dekat gubernur segera melakukan rapat lanjutan. Kami akan fokus kawasan industri sekaligus penunjang Pelabuhan Tanjungular itu sendiri nantinya," kata Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, Rabu (25/1).

Diakuinya, saat ini pihaknya melakukan penjajakan dengan beberapa pihak guna pengoperasian Pelabuhan Tanjungular. "Kami akan bekerja sama dengan beberapa pihak sampai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk pengoperasiannya," ujarnya.

Sedangkan untuk akses jalan dari Desa Airlimau menuju Pelabuhan Tanjungular telah membuat perizinan analisis dampak lingkungan (Amdal). Sebab salah satu syarat yang harus dipenuhi. "Kami sudah buat izin Amdalnya karena persyaratannya kawasan itu harus ada izinnya. Jika sudah selesai kami ajukan ke pusat, penyelesaian persoalan akses jalan sehingga bisa segera dibangun," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat bakal menjadi kawasan industri Tanjung Ular dengan luas lahan 1.275 hektare. Mengingat kawasan itu telah mendapatkan dukungan dari kebijakan Peraturan Presiden nomor 2 tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019.

Pengembangan Pelabuhan Muntok merupakan kegiatan strategis infrastruktur jangka menengah nasional. Pada kawasan ini, bakal menjadi lokasi hilirisasi industri, dari berbasis timah, tanah liat, kaolin dan mineral lain. Kemudian, pengelolaan ikan, pasir kuarsa/silika, hasil laut, pengelolaan perkebunan karet/sawit.

Kepala Bidang Pengendalian dan Fasilitasi Usaha Industri Disperindag Babel, Supanto mengatakan, tujuan dibentuknya kawasan industri Tanjung Ular sebagai pusat pembangunan dan pengembangan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. "Selain itu untuk tersedia lapangan pekerjaan, terbangunnya kawasan industri yang terintegrasi. Mendorong percepatan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi," kata Supanto, Minggu (22/1).

Ia menambahkan, rencana pencapaian target pembangunan kawasan industri Tanjung Ular diharapkan dapat terealisasi dalam waktu yang tidak begitu lama. Karena, semakin cepat kawasan terbangun, maka akan semakin baik untuk pembangunan Bangka Belitung.

"Tetapi masih ada sejumlah persoalan-persoalan dalam pembangunan kawasan industri yang memang selalu ada. Namun kendala tersebut dapat diselesaikan dengan cara sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Harapannya mempercepat proses pembangunan kawasan industri," jelasnya.

Selain itu, sejumlah kendala penguasaan lahan pada kawasan yang akan dibangun. Sehingga perlu dukungan bagi masyarakat pemilik lahan atau membangun dengan pola kemitraan. Menurutnya, pembentukan badan pengelola kawasan industri perlu diutamakan. Terutama dalam pembentukan badan pengelola kawasan industri.

"Ini dapat dilakukan dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, apakah badan pengelola dalam negeri maupun badan pengelolaan penanaman modal asing. Badan pengelolaan kawasan nantinya mempunyai tugas untuk menyiapkan syarat, proses dan mekanisme yang diperlukan dalam pembangunan kawasan industri," ujarnya.

Supanto menegaskan, setelah industri ini terbangun, terdapat keuntungan yang akan diterima Bangka Belitung. "Memiliki dampak positif bagi daerah dan diharapkan akan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, pengurangan angka kemiskinan. Mengurangi angka pengangguran, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan infrastruktur akan lebih baik," katanya. (ynr)

Sumber: Bangka Pos

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved