Kabar Pangkalpinang

Unmuh Babel Komitmen Cegah Perundungan Kampus

Unmuh Babel secara tegas menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari perundungan dan kekerasan seksual. 

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri bersama dosen lainnya menandatangani fakta integritas anti perundungan dan kekerasan seksual di Auditorium Sofyan Tsauri Unmuh Babel, Sabtu (12/10). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) secara tegas menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari perundungan dan kekerasan seksual. 

Komitmen ini diwujudkan dalam penandatanganan fakta integritas anti perundungan dan kekerasan seksual yang ditandatangani langsung Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri bersama dosen lainnya di Auditorium Sofyan Tsauri Unmuh Babel, Sabtu (12/10).

Fadillah mengungkap, penandatanganan fakta integritas ini merupakan langkah konkret Unmuh Babel untuk menciptakan atmosfer kampus yang aman, nyaman dan penuh penghormatan terhadap sesama.

"Alhamdulillah segala upaya untuk mencegah bullying dan kekerasan seksual sudah berjalan di kampus ini (Unmuh Babel) dan fakta integritas ini sebagai penguat kita," ungkap Fadillah, Sabtu (12/10).

Fadillah menambahkan bahwa Kampus Unmuh Babel tidak hanya berkomitmen untuk mengatasi masalah kekerasan seksual dan perundungan, namun juga menciptakan kampus yang bebas dari rokok.

Dia menegaskan apabila ada dosen ataupun mahasiwa yang melakukan tindakan perundungan atau kekerasan seksual, maka pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi berupa pemberhentian langsung kepada pihak yang bersangkutan.

Fadillah berharap, dengan adanya fakta integritas ini, seluruh civitas akademika Unmuh Babel, baik dosen maupun mahasiswa, dapat saling menghargai dan menjaga keharmonisan serta keamanan di lingkungan kampus. 

"Selama ini, kampus ini bebas dari bullying dan saya jamin akan tetap demikian. Apabila ada yang melanggar, sanksi tegas akan langsung diberikan pemberhentian, tidak ada ampun," tegasnya. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved