Kabar Pangkalpinang
Penjual Bumbu Giling Kebanjiran Pesanan
Lapak penjual bumbu giling di Pasar Ratu Tunggak Pangkalpinang dipenuhi warga saat momen perayaan Idulfitri lalu.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Lapak penjual bumbu giling di Pasar Ratu Tunggak Pangkalpinang dipenuhi warga saat momen perayaan Idulfitri lalu.
Terpantau Sabtu (29/3), para penjual bumbu giling ini tampak sibuk melayani pesanan bumbu giling pembeli.
Bumbu giling menjadi pilihan utama masyarakat karena lebih praktis dan siap pakai, terutama di tengah lonjakan harga bumbu dapur saat ini.
Baringin Tigo menyediakan sekitar 10 jenis bumbu giling, mulai dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, lada bubuk, lengkuas, ketumbar hingga kunyit. Bahkan, pembeli dapat memesan racikan bumbu khusus seperti bumbu rendang, opor, soto, gulai, semur, ungkep, hingga bumbu bakso.
Penjual bumbu giling Baringin Tigo Uda mengungkap, permintaan bumbu giling menjelang Lebaran meningkat.
"Untuk permintaan selama momen Idulfitri ini Alhamdulillah sangat tinggi. Hampir semua bumbu, terutama untuk masakan seperti rendang, semur, opor dan gulai banyak dicari," ungkap Uda, Sabtu (29/3).
Uda menambahkan, permintaan bumbu giling meningkat drastis, hampir tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Dalam sehari, ia bisa menjual hingga 150 kilogram bumbu giling. Meski permintaan melonjak, harga bumbu tetap stabil mulai dari Rp5.000, tergantung jenis dan jumlah pesanan.
"Kita tetap jual dengan harga normal seperti biasa bisa mulai dari Rp5.000. Meski bumbu dapur naik sekarang paling porsi yang kita kurangi sedikit," ucapnya.
Anis, satu di antara pembeli mengaku rutin membeli bumbu giling disamping praktis, menurutnya harga bumbu dapur yang tinggi saat ini membuatnya lebih memilih untuk membeli bumbu giling.
"Biasa memang beli bumbu giling, terutama bumbu bakso dan rendang, tapi yang opor dan lain buat sendiri, namun karena harga bumbu dapur sekarang mahal jadi beli bumbu giling semua," ucapnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/MEMBELI-BUMBU-GILING-Masyarakat-saat-antre-membeli-bumbu.jpg)