Berita Pangkalpinang
Pelajar SMP Dapat Edukasi Pengelolaan Sampah
Puluhan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) IT Al Binaa Pangkalpinang, mengikuti kegiatan edukasi pengelolaan sampah.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Puluhan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) IT Al Binaa Pangkalpinang, mengikuti kegiatan edukasi pengelolaan sampah yang digelar oleh aktivis lingkungan. Kegiatan ini sebagai upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar, khususnya sampah yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar tampak antusias mengikuti setiap rangkaian edukasi yang disampaikan. Mereka mendapatkan materi tentang jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan, serta berbagai cara pengolahan sampah agar memiliki nilai guna.
Aktivis lingkungan juga memperkenalkan berbagai inovasi pengolahan sampah plastik yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai. Sampah plastik diketahui dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti paving block, pot bunga, gantungan kunci, hingga beragam kerajinan lainnya.
Salah satu peserta, Aufa Al Kiram, mengaku, kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengelolaan sampah. "Sebelumnya sudah tahu bagaimana cara mengelola sampah, tapi di sini dijelaskan lebih rinci, mulai dari jenis-jenis sampah, daur ulang, sampai cara mengelola sampah dengan baik dan benar," ujar Aufa, Selasa (13/1).
Tak hanya menerima materi, para pelajar juga diajak untuk membiasakan diri memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah sebagai langkah awal menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Aktivis lingkungan, Anca menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari wisata edukasi daur ulang sampah dan kampanye gaya hidup minim sampah. "Para pelajar diajak mengenal konsep hidup minim sampah dengan prinsip cegah, pilah, dan olah dari rumah. Mereka juga kami ajak melihat langsung tempat pengelolaan sampah, sehingga bisa memahami prosesnya secara nyata," kata Anca.
Ia menambahkan, antusiasme para siswa dan guru cukup tinggi karena banyak dari mereka baru mengetahui adanya komunitas yang secara aktif bergerak di bidang pengelolaan dan daur ulang sampah dengan berbagai inovasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat, serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya. (t2)
| Penuhi Panggilan Jaksa, Pimpinan DPRD Pangkalpinang Klarifikasi Anggaran |
|
|---|
| Juknis SPMB SMA/SMK 2026/2027, Pendaftaran Dibagi Dua Tahap |
|
|---|
| Tak Naikkan Tarif Pajak, Pangkalpinang Dongkrak PAD Lewat Optimalisasi Potensi yang Belum Tergarap |
|
|---|
| Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Serentak di 19 Mei 2026, Masyarakat Bisa Berpartisipasi |
|
|---|
| KSG Sertifikasi Mempermudah Akses Pembiayaan bagi Guru Penerima TPG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260113-Puluhan-pelajar-SMP-di-Pangkalpinang.jpg)