Berita Pangkalpinang
SMPN 11 Pangkalpinang Dijadwalkan Mulai Beroperasi di 2027
Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Pangkalpinang
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Pangkalpinang di Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek.
Adapun penerimaan murid baru di SMPN 11 Pangkalpinang rencananya dilaksanakan mulai tahun ajaran 2027/2028, seiring dengan selesainya tahap utama pembangunan fisik sekolah.
Demikian disampaikan Kepala Disdikbud Kota Pangkalpinang Erwandy, Selasa (20/1/2026).
Erwandy mengatakan, pada tahap awal operasional nanti, sekolah tersebut direncanakan menampung tiga rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas maksimal 40 peserta didik per rombel. Dengan demikian, daya tampung awalnya diproyeksikan sekitar 120 siswa.
"Target daya tampung ini disusun secara realistis dan terukur, dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan tenaga pendidik, serta standar mutu layanan pembelajaran," ujar Erwandy.
Terkait penyiapan sumber daya manusia (SDM), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang tengah melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang akan ditempatkan di SMPN 11.
Erwandy menyebutkan, pemenuhan tenaga pendidik nantinya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, baik melalui redistribusi guru yang ada maupun menunggu kebijakan rekrutmen dari pemerintah pusat.
“Prinsip kami, sekolah baru harus didukung SDM yang kompeten agar mutu layanan sejak awal tetap terjaga," ucapnya.
Tahap persiapan awal
Erwandy menyebutkan, saat ini pembangunan SMPN 11telah memasuki tahap persiapan awal yang cukup substansial, baik dari sisi anggaran maupun perencanaan teknis.
"Pemerintah kota melalui dinas pendidikan dan kebudayaan sudah menyiapkan alokasi anggaran dan sedang memproses tahapan perencanaan teknis. Perencanaan ini mengacu pada detail engineering design (DED) lama yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia," tuturnya.
Erwandy menyampaikan, pembangunan SMPN 11 pada tahap awal didukung melalui dana APBD Kota Pangkalpinang 2026.
Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap dan sistematis di sepanjang 2026.
Tahapan tersebut meliputi perencanaan teknis dan administratif, pelaksanaan pembangunan fisik gedung sekolah, hingga pengawasan konstruksi oleh konsultan pengawas.
Selain dana APBD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang juga membuka peluang dukungan pendanaan tambahan dari pemerintah pusat.
"Kami mengupayakan sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya melalui program Revitalisasi Sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, agar pembangunan dan kelengkapan sarana prasarana SMP Negeri 11 dapat dipercepat dan lebih optimal," kata Erwandy.
Adapun lokasi pembangunan di Kelurahan Selindung, menurut Erwandy, hal itu telah melalui kajian awal dan dinilai strategis untuk mendukung pemerataan akses pendidikan jenjang SMP di Kota Pangkalpinang. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251218-Kepala-Dindikbud-Kota-Pangkalpinang-Erwandy.jpg)