Selasa, 19 Mei 2026

Berita Belitung Timur

Cari Pemancing yang Hilang di Selat Karimata, Tim SAR Dibekali Peralatan Komunikasi Satelit Khusus

Mengingat lokasi kejadian di perairan lepas, tim SAR membekali diri dengan peralatan komunikasi satelit khusus.

Tayang:
Editor: suhendri
Ist/Danpos SAR Belitung
PERSIAPAN TIM SAR - Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD, dan Satpolairud Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, bersiap berangkat menuju lokasi pencarian seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Selat Karimata, Minggu (17/5/2026). Operasi yang dimulai pada malam hari tersebut berfokus pada pencarian anak buah kapal (ABK) bernama Haris Sukhatno tersebut. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Operasi pencarian terhadap Haris Sukhatno (44) alias Heru, pemancing yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari Kapal Feliana 01 di Perairan Selat Karimata, melibatkan belasan personel dari berbagai unsur.

Mereka dikoordinasikan langsung di bawah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang.

Mengingat lokasi kejadian berada di perairan lepas sejauh 40 mil laut dari daratan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, tim SAR gabungan turut membekali diri dengan peralatan komunikasi satelit khusus.

Komandan Pos SAR Belitung Indra Prasta mengatakan, luasnya medan pencarian di Selat Karimata menuntut koordinasi yang kuat antarinstansi.

Oleh karena itu, personel gabungan langsung dibagi ke dalam beberapa tim penyelamat.

“Unsur SAR yang terlibat malam ini terdiri dari lima personel rescuer Pos SAR Belitung dibantu oleh tiga personel rescuer dari Unit Siaga SAR (USS) Tanjungpandan. Selain itu, kita juga diperkuat oleh masing-masing dua personel dari BPBD Belitung Timur dan satpolairud,” kata Indra, Minggu (17/5/2026).

“Alat utama dan peralatan SAR yang kita kerahkan meliputi satu unit kapal nelayan untuk menyisir laut serta kendaraan darat berupa satu unit rescue car tipe 2 dan satu unit rescue car carrier. Yang terpenting, kami juga membawa satu unit perangkat internet satelit Starlink serta satu set peralatan komunikasi (palkom) dan medis untuk menunjang posko lapangan di tengah laut,” tuturnya.

Fokus pencarian utama saat ini adalah melacak keberadaan korban yang dilaporkan terakhir kali terlihat mengenakan jaket berwarna merah.

Meskipun pencarian berpotensi dilakukan hingga malam hari, tim gabungan berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh potensi yang ada demi menemukan korban secepat mungkin.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Belitung Timur agar cuaca mendukung malam ini sehingga tim gabungan bisa segera menemukan korban,” ujar Indra. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved