Miskinkan Bandar Narkoba, BNN Bangka Belitung Sita Aset Dua Gembong Narkoba, Capai Miliran Rupiah

Aset dua gembong narkoba berinisial A dan T yang beroperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disita oleh negara

Editor: nurhayati
bangkapos.com / Anthoni Ramli
Para tersangka jaringan narkoba antarprovinsi yang ditangkap BNNP Bangka Belitung belum lama ini, Jumat (6/8/2021) 

BABELNEWS.ID -- Aset dua gembong narkoba berinisial A dan T yang beroperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disita oleh negara.

Tak tanggung-tanggung aset yang berasal dari aksi kejahatan narkoba tersebut mencapai miliran rupiah.

Aset yang disita diantaranya kendaraan berupa mobil dan motor, perhiasan, kebun dan rumah yang berlokasi tidak hanya di Bangka Belitung, namun juga ternyata berada di sejumlah wilayah seperti di Sumatera dan Jakarta.

Penyitaan aset ini dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung .

Komitmen BNN untuk memiskinkan gembong narkoba dan juga pelaku pencucian uang dari  hasil narkotika dengan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca juga: Berantas Narkoba, Kepala BNN RI Saksikan Pemusnahan Sabu hingga Ribuan Ekstasi di Bangka Belitung

Baca juga: 2 Pencuri Spesialis Teralis Dibekuk Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang,Dispora Rugi Rp14 Juta

Diakui Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigadir Jenderal Polisi M Zainul Muttaqien, penerapan TPPU terhadap keduanya baru pertama kali diterapkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak BNN Provinsi Bangka Belitung berdiri.

"Saat ini dua kasus yang sudah ditangani oleh BNNP Babel yaitu pencucian uang di mana ada pelaku dengan inisial A yang jaringan transaksinya dari Aceh hingga NTB. Yang satu lagi berinisial T, yang baru keluar dari Lapas Pangkalpinang dan belum sebulan ini kami tingkus lagi bersama BNN RI karena kasus pencucian uang," ungjkap  Muttaqien pada Kamis (28/10/2021) kepada Bangkapos.com.

Menurutnya, kasus  dua gembong narkoba tersebut terus diproses karena nilai transaksi yang tidak sedikit.

Ia membeberkan hasil pencucian uang yang dilakukan dua gembong narkoba ini bernilai miliaran rupiah.

"Untuk nilainya luar biasa, karena transaksinya mencapai miliaran rupiah. Saat ini keduanya sudah diproses hukum," bebernya.

Baca juga: Detik-detik Menegangkan Saat Korban Terkaman Buaya Ditemukan, Tewas Mengenaskan Tangan Kanan Putus

Baca juga: Seorang Perempuan di Belitung Tewas Tenggelam, Tercebur ke Laut Saat Nyambang Ikan,Ini Kronologisnya

Ia berharap dengan gencarnya pengungkapan kasus mengenai TPPU di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menjadi langkah agar desa-desa di Bangka Belitung dapat menjadi desa yang bersih dari narkoba atau Desa Bersinar.

"Sesuai dengan Program Sinergitas Empat Pilar Desa Menuju Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersinar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kemarin telah dilaunching. Kita harapkan tindakan-tindakan serupa ini tidak lagi terjadi dan kami akan komitmen untuk memiskinkan pelaku-pelaku ini," tegasnya.

Muttaqien mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengatasi pelaku-pelaku penyalahgunaan narkotika dan bandar-bandarnya sehingga Bangka Belitung dapat terbebas dari belenggu narkotika.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved