Rabu, 13 Mei 2026

Kabar Belitung

PLN UP3 Belitung Sosialisasi PLN Mobile dan Bahaya 'Nyantol' Listrik

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Belitung menggelar kegiatan sosialisasi bahaya 'nyantol' listrik (levering).

Tayang:
Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. PT PLN
APLIKASI PLN MOBILE - Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Belitung Teguh Andra (kanan) memberikan penjelasan kepada pedagang di pasar tentang kemudahan dan keuntungan menggunakan aplikasi PLN Mobile dalam mendapatkan layanan PLN. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Belitung menggelar kegiatan sosialisasi bahaya 'nyantol' listrik (levering) atau sambungan listrik ilegal kepada masyarakat, Jumat (2/5) di dua titik strategis Pasar Tradisional Belitung dan Bundaran Batu Satam. 

Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan penggunaan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi layanan kelistrikan yang praktis dan aman.

Selain mengedukasi masyarakat tentang bahaya levering, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi layanan kelistrikan yang mudah, cepat dan aman.

Manajer PLN UP3 Belitung Hariani menjelaskan, bahwa levering adalah praktik ilegal penyambungan listrik tanpa izin resmi dari PLN yang dilakukan langsung dari jaringan listrik milik PLN ke rumah atau tempat usaha. Selain melanggar hukum, tindakan ini sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan korsleting, kebakaran hingga mengancam keselamatan jiwa dan harta benda.

"Kami ingin masyarakat memahami bahwa penggunaan listrik yang legal dan aman adalah kunci keselamatan bersama. Praktik levering bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berisiko besar bagi keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar," jelas Hariani dari rilis yang diterima Bangka Pos Group, Senin (5/5).

Lebih lanjut, Hariani menambahkan bahwa melalui sosialisasi ini, PLN juga memperkenalkan kemudahan layanan digital lewat aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan berbagai kemudahan akses layanan kelistrikan secara mandiri, mulai dari pembelian token, pembayaran tagihan, cek riwayat transaksi hingga pelaporan gangguan kelistrikan yang bisa diakses 24 jam.

"Aplikasi PLN Mobile menawarkan berbagai fitur praktis, seperti notifikasi otomatis saat token listrik hampir habis, histori transaksi hingga layanan pengaduan pelanggan yang responsif. Ini bagian dari komitmen PLN dalam transformasi digital untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim PLN membagikan brosur, melakukan dialog langsung dengan warga dan memberikan edukasi tentang pentingnya menggunakan listrik secara legal serta manfaat penggunaan aplikasi PLN Mobile. Respons positif pun datang dari masyarakat. 

Pengunjung pasar, Amin mengaku baru mengetahui bahwa pembelian token listrik melalui PLN Mobile lebih hemat biaya administrasi.

"Ternyata beli token lewat PLN Mobile lebih hemat, caranya juga gampang. Saya sangat terbantu. Mantab PLN," ujar Amin.
PLN UP3 Belitung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan kelistrikan dan mendorong pemanfaatan layanan digital. Kegiatan edukasi semacam ini akan terus digelar secara rutin di berbagai lokasi guna mendukung sistem kelistrikan yang andal, efisien dan berkelanjutan di wilayah Belitung. (*/t3)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved